
“memulai bekerja sejak 2017, bagi Bako sebenarnya pekerjaan itu memang harus kita sukai, jadi seiring waktu, kalau kita menyukai pekerjaan yang diamanahkan kepada kita itu akan timbul rasa sayang terhadap apa yang kita kerjakan dalam arti kita pasti akan meminimalisir kesalahan dalam bekerja. Jadi seharusnya menyukai setiap kerjaan yang kita kerjakan dan itu harus dilakukan dengan senang hati. “Sebenarnya sih surprise juga ya bisa masuk ruangan seperti ini di foto lagi” ujar Bako saat memasuki studio Perum PNRI untuk wawancara
Bagaimana kondisi lingkungan tempat bapak Bekerja?
“Menurut saya sih cukup lah cukup nyaman, cukup ya sekarang lebih bersih lah dari pada dulu kerena sekarang kan mesin mesin sudah disatukan itu bisa membangun kerja sama juga lebih efektif.
Pendapat bapak dengan budaya perusahaan? “ya budaya’pekerjaan di PNRI cabang sih sebenernya menurut saya enggak begitu jauh sama yang di pusat. Sudah bagus, tapi ya itu semua kembali lagi kepada diri kita pribadi gimana kita menyikapi misalnya ada peraturan anda harus disiplin itupun setiap karyawan tentu menyikapi nya berbeda beda.
Selama beberapa tahun kebelakang, apa yang telah Bapak capai?
“kalau setahun kebelakang sih kesehatan yang kita syukuri karena kan kemarin ada pandemi itu, alhamdulillah masih sehat walafiat masih bisa bekerja itu sebuah pencapaian tapi kalau soal pekerjaan Alhamdulillah saya masuk kategori salah satu karyawan di PNRI Cabang Jakarta terbaik untuk tahun 2022.
Apa tantangan terbesar bekerja di PNRI?
Tantangan nya menurut saya, waktu pertama kali saya masuk itu jadi kesadarannya masih kurang, jadi kerja apa apa pekerjaan ini itu masih sedikit kurang tapi lambat laun seiring waktu berjalan, ada hal hal yang diperbarui apa gitu alhamdulilah sedikit demi sedikit sudah mulai ada rasa tanggung jawab. Tapi kalau saya dikasih pekerjaan, saya kerjakan dengan sungguh-sungguh dan selalu berusaha memberikan hasil maksimal, baik secara kualitas maupun kuantitas, jadi saya ya fokus kesitu saja.
Ada engga yang menghambat bapak untuk menyelesai tugas?
“ya ada, mungkin di infrastruktur, mesin kan memang susah diprediksi, misal trouble, jadi berpengaruh pada hasil produksi, entah itu ukurannya atau gambarnya tidak akurat, tapi kalau dari cara orang bekerja, selama ini Alhamdulillah baik-baik saja, tidak ada hambatan, hanya di infrastruktur saja.
Pernah tidak, Bapak berkontribusi dalam proyek atau strategi perusahaan?
“Kalo yang begitu, karena saya disini istilahnya hanya tukang, seperti yang tadi saya bilang kalau hasil pekerjaan yang keluar dari mesin saya sebisa mungkin kualitasnya bagus itu yang menurut saya bagian dari kontribusi yang saya anggap cukup strategis. Jadi misalnya ketika pekerjaan terutama dari mesin saya hasilnya kurang baik, otomatis menganggu juga karna harus cetak ulang terus bikin lagi. Jadi, akan menghabiskan waktu tenaga dan biaya juga. Tidak efisien.
Ada engga pekerjaan yang dilakukan diluar deskripsi yang bapak kerjakan saat ini?
“Kalo itu sih pernah juga, tapi kan itu juga sepengetahuan atasan misalnya suruh bantuin pekerjaan yang lain, karena kan udah ada kerjaan sendiri-sendiri jadi enggak berani kalau ambil kerjaan orang”
Apakah atasan bapak membantu bapak untuk mencapai tujuan yang berkaitan dengan pekerjaan? “Kalo membantu ya pasti namanya juga atasan, dari segi teknis banyak sekali misalnya, ada posisi miring gambarnya maupun bentuknya, dari situ langsung dicari solusinya dengan cepat dan kita juga harus membangun budaya tanya gitu bukan berarti kita enggak tahu, lalu diam saja. Dengan bertanya, siapa tahu mendapat jawaban dan ide yang lebih bagus.
Apa yang menginspirasi bapak hingga bisa bekerja maksimal seperti saat ini?
“Sejak kecil orang tua saya yang mengisnpirasi saya untuk bekerja disiplin dan lebih rajin, ditambah sekarang karna saya sebagai orang tua juga punya anak punya istri itu saya memang setiap berangkat bekerja waktu anak saya masih kecil, di depan dia, setiap pagi-pagi dia udah bangun saya bilang bapak berangkat kerja ya, dengan begitu itu akan menimbulkan anak untuk berangkat sekolah pagi-pagi, kita harus ngajarin anak disiplin dan rajin dengan memberikan contoh, secara tidak langsung saya mendidik anak karena bagi saya mendidik tidak harus dengan kata kata.
Apa yang paling penting di dalam pekerjaan bapak?
“Kualitasnya harus sangat karna ini sebuah perusahaan jasa percetakan semaksimal mungkin untuk mengurangi komplain, bisa diterima customer dan itu berawal dari masing-masing karyawan yang mengerjakan karena memang proses percetakan ini melibatkan cukup banyak orang. Menurut saya kalau orang kerja memang harus punya prinsip egois, dalam arti egois yang positif. Jadi begini, masing-masing operator yang pegang mesin itu harus berlomba-lomba untuk menghasilkan kualitas pekerjaannya dengan sangat baik. Kalau semua punya prinsip begitu dari hulu ke hilir hasilnya akan sesuai, paling kalaupun ada terjadi kesalahan, tidak akan terlalu banyak dan fatal.
Seberapa bahagia bapak bekerja di PNRI Cabang Jakarta?
“Kebetulan saya disini memang cukup lama juga dan merasa Paling nyaman, enjoy, bahagia” Alasan nya? “alasannya disini kalau ada kerjaan itu langsung dikerjakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, pekerjaannya diselesaikan dan dikerjakan sesuai aturan, sudah selesai tidak banyak hal-hal lain lagi.
Adakah kira kira yang bisa diperbaiki atau di tingkatkan di lingkungan bapak bekerja?”
Ya paling cek mesin aja, contoh habis mengerjakan pekerjaan banyak, nanti kan ada kerjaan lagi, itu sebisa mungkin kalau ada kerjaan lagi ya jangan sampai trouble, sudah bisa dipastikan akan terjadi keterlamabatan produksi selanjutnya, bisa menimbulkan pinalti dan segala macam, nah Pinalti itu kan pasti ujungnya berupa biaya, daripada pinalti itu buat customer, mending buat kita. Lalu, hal-hal yang kecil lainnya pun harus sering kita cek, misal pagi-pagi ini saya datang meskipun engga ada kerjaan saya coba, ngecek mesin-mesin, peralatan lain pokonya yang ada di area kita bekerja dipastikan semua bisa mendukung proses pekerjaan, setelah itu, coba hidupkan mesin, kalau istilahnya motor mah dipanasin dulu.
Apa yang perlu dimiliki seorang karyawan untuk budaya kerja yang kuat?
“yang jelas kedisiplinan yang ke 2 patuh kepada atasan itu harus, yang ke 3 kualitas, yang ke 4 kemampuan bekerja untuk mengerjakan pekerjaan kita sendiri itu mutlak yang ke 5 ya kita harus punya rasa empati, ke 6 saling membantu dengan teman, teman kita bekerja itu kan ibarat tetangga kita di rumah yang ke 7 jujur.
Apa saja mesin produksi yang Bapak kuasai?
“saya dulu pernah kerja diluar sebagai tukang cetak. Kalau mesin pond yang saya pegang saat ini, saya belajar otodidak saya cuman liat samping saya, waktu dulu saya kerja, mungkin pernah dengan majalah Kartini saya sudah kerja di situ. Jadi kalau menurut saya, kan saya orang pabrik, umur juga sudah lebih dari 50 tahun, masih bisa bekerja itupun sudah alhamdulilah, yang penting pekerjaan yang di berikan ke saya hasilnya bagus dan cukup, itu saja sudah cukup bagi saya”
Apa yang membentuk Bapak sehingga bisa menjadi seorang yang rajin atau profesional?
“kalo saya sih, kan dari perusahaan memberikan saya gaji dan saya butuh itu, perlu itu yaitu artinya perusahaan cabang pun perlu tenaga saya, perlu hasil kerja saya, jadi antara Hak dan Kewajiban itu harus seimbang, jangan mau gajinya tapi kerjanya engga, itu juga kan jadi mengurangi keberkahan juga rezeki yang kita terima.
Tentunya kan bapak punya tujuan yang di inginkan lah tapi tujuan yang bapak inginkan sama dengan tujuan perusahaan ada engga sih pak yang kira kira tujuan perusahaan itu belum di capai sampai saat ini ? “ya menurut saya sih sistem yang lebih baik gitu yang belum tercapai di perusahaan, Jadi kita masih bingung misalnya pas kerjaan banyak, keinginan saya itu misalnya buat ada semacam urutan daftar pekerjaan gitu, walapun sudah sedikit-sedikit berjalan, tapi ya belum maksimal maksud saya ada produk atau daftar yang lebih banyak.
Apa yang bapak ingin perbaiki yang ada dalam diri bapak ?
“yang pengen saya perbaiki itu, kadang masih punya rasa kurang puas, sebisa mungkin saya ingin bisa jadi orang yang banyak bersyukur.
Apa sih Tujuan Bapak untuk tahun selanjutnya atau periode berikutnya?
“ya kita cuman perlu memperbaiki saja yang sekiranya dalam diri saya masih kurang kita perbaiki syukur syukur ya kabar baik nya itu bisa membuat perusahaan lebih baik, misalnya dari segi disiplin dari segi waktu dari segi apapun ya itu aja lah nama nya kita kerja. Jadi ya kalau bisa ya jangan banyak waktu yang terbuang kecuali untuk beribadah sholat atau buang air sebentar itu wajar.
Ada engga sih harapan bapak dalam kurung waktu 3 tahun kedepan yang bapak ingin capai dalam karir?
“kalau karir ya memang saya ini kan operator, harapan saya ya saya kan sudah tua ya semoga aja dari pihak PNRI cabang jakarta masih membutuhkan tenaga saya, itu pun udah lebih cukup bagi saya. Jujur saja saya sekarang sudah memperhitungkan usia bukan memperhitungkan ini itu lagi, jadi 2-3 tahun kedepan kalau saya masih dipekerjakan, syukur syukur sehat walafiat ya semuanya itu pun saya sudah sangat bersyukur dan dalam kurung 3 tahun kebelakang saya juga sudah bekerja hingga saat ini itu pun juga menurut saya sudah sebuah anugerah”
Apa pendapat bapak tentang PNRI cabang Jakarta?
“Ya pnri cabang Jakarta menurut saya sebuah perusahaan meskipun dengan infrastruktur mesin yang ada, tapi masih bisa menyelesaikan sebuah proyek-proyek pekerjaan yang lumayan besar dan banyak. Rekan- rekan kerja di PNRI cabang Jakarta pun cukup punya kemampuan yang mumpuni pokoknya hebat-hebat, mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan percetakan lain.
Rumah bapak dimana? Kalau berangkat kerja jam berapa?
‘rumah saya di kampung ciracas ,kelurahan ciracas kecamatan nya Ciracas, Jakarta Timur “saya berangkat dari rumah jam 06.00 pagi harus sudah keluar karena saya mengunakan kendaraan umum, karena di dalam perjalanan itu ya begitulah ada hal yang tak terduga mungkin macet, mungkin mau naik udah penuh, ya kan busway juga begitu, saya memang jam 06.00 an sudah berangkat karena mengantisipasi hal-hal seperti itu”
sampe tempat kerja kadang jam 07.00 atau lewat sedikit masuk kerja jam 08.00, nah ini kan masih lumyan cukup ada waktu luang untuk mengerjakan hal-hal lain yang bermanfaat, misal beribadah, berdo’a, sarapan, ngecek-ngecek mesin atau yang lainnya. Intinya kegiatan-kegiatan seperti itu tidak mengambil jam kerja yang sudah diamanahkan kepada saya
“Alhamdulilah jadi memang sudah terbentuk sejak lama, jadi enggak disini saja, di tempat kerjaan saya yang dulu juga begitu” banyak sekali hikmahnya, yang sangat saya rasakan yaitu ada suatu hal bagi saya yang tidak mungkin, tidak disangka-sangka, tapi bisa terjadi dan itu pernah saya alami tahun 2019, saya pernah mendapatkan 3 hal yang menurut saya tidak mungklin dalam kurun waktu 1 tahun.
Mungkin itu hikmah berawal dari niat kita beribadah bekerja dengan niat baik juga, maksimal, sehingga banyak hal-hal baik juga terjadi”.
Dari jam kerja bapak dari Senin sampai Sabtu itu bapak pas jam 4 itu langsung pulang atau ada hal lain yang bapak suka kerjakan?
“Ya saya kalo begitu pulang begitu tap, saya pulang engga ada hal lain karena semua pekerjaan saya namanya kerja di mesin begitu itu mesin mati, menurut saya sudah selesai pekerjaan jadi saya pulang“
Apa arti PNRI buat bapak?
“ya PNRI bagi saya ,saya sekarang ini ya lebih tepatnya tempat saya mencari nafkah, tempat saya menunjukkan kemampuan saya, tempat saya istilahnya bersosialisasi dengan teman-teman, ya intinya PNRI ya ada tersendiri lah di hati saya jadi ya sayang bangetlah bagi saya, gimana ya orang saya kerja disini ya harus cinta sama tempat kerja juga begitu. Banyak hal yang menyenangkan yang harus di kenang nanti, PNRI di hati.
“kita kerja disini itu artinya ya harus kita jaga, seperti priok kalo dirumah kalo enggak kita jaga dirumah ya pecah, begitu kalau prinsip saya sederhana saja, jadi selama saya disini ya memang harus kita cintai harus kita banggakan” Jadi kalo di tanya seberapa penting PNRI ini? “wah penting banget , penting banget bagi saya “
Saya pengen dengar pesan bapak untuk temen temen bapak di PNRI apa yang harus dimiliki apa yang harus dilakukan untuk perusahaan?
“ya buat rekan rekan kerja di cabang PNRI sebisa mungkin demi kemajuan tempat kerja kita PNRI Cabang kita hendaknya memiliki rasa kreatif dimana KREATIF ini adalah akronim yang saya susun sendiri diantaranya yang pertama kreatif itu
- K (Kedisiplinan), kedisplinan itu perlu bagi seorang pekerja karena ya itu modal awal untuk sebuah keberhasilan salah satunya harus disiplin, disiplin waktu, disiplin saat kerja dan lain lainnya
- R (Reaksi), atau peka terhadap pekerjaan dalam hal ini misalnya kita mendengar akan ada suatu pekerjaan, nah ini kita boleh bertanya tanya ke atasan prosesnya apa saja itu, habis cetak apa saja itu, dan lain-lain.
- E (Empati), yang tadi juga pernah kita singgung itu adalah punya rasa sayang terhadap apa yang kita kerjakan, misalnya kita mengerjakan duplex apa apa kalau rusak sayang itu ada harga nya
- A (Amanah), disini saya selipkan kata jujur karena kita jujur aja kalo misalnya kita mengerjakan sesuatu terus ada yang rusak ada yang mis bilang aja ke atasan engga masalah jadi misalnya rusak sekian, yang jadi sekian, jadi enggak perlu ditutup-tutupi, selanjutnya jangan sampai sudah dikirim, baru bilang “kurang”, tidak perlu seperti itu, karena kita punya rasa amanah, kita ngomong saja yang sebenarnya.
- T (Teman) semua disini dalam suatu lingkungan pekerjaan kita menganggap semua teman jadi tidak ada istilahnya yang geng-geng an itu tidak ada menurut saya harus begitu jadi semua teman, teman dalam arti yaitu tadi mungkin bisa saling membantu bisa saling mengcover lah itu ya.
- I (Inisiatif), jadi misalnya pekerjaan kita lagi kosong kita inisiatif lah disana kok kurang tenaga, disana kok kurang apa, ya kita bantulah, meskipun sedikit ya sangat berarti dan meringankan
F (Fun to Fun) atau Senang, senang ini saya artikan kalau kita senang dalam mengerjakan pekerjaan pastinya ya ikhlas, nanti itu hasilnya bagaimana pun juga masih tetap lebih baik jadi pesan saya buat teman-teman mari kita lebih dari sekarang. Demikian Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh”.