Kembangkan Kerjasama, PNRI Penuhi Kebutuhan Seritifikat Apostille Dirjen AHU KemenkumHAM RI

18 Juni 2022- Jakarta, Indonesia saat ini telah menjadi negara Anggota Konvensi Apostille setelah meratifikasi Convention Abolishing The Requirement of Legalisation for Foreign Public Documents (atau disebut juga Konvensi Apostille) Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2021 pada 5 Januari 2021. Melalui Dirjen AHU KemenKumHAM RI, pemerintah Indonesia kini mengembangkan program pelayanan prima kepada public dengan pemberlakuan konvensi Apostille.

Sertifikat legalisasi apostille sendiri, merupakan sebuah dokumen public yang dikeluarkan otoritas asing yang secara otomatis diakui secara hukum oleh 122 negara, termasuk Indonesia. Legalisasi dokumen melalui mekanisme apostille ini akan mendukung terciptanya iklim positif untuk kemudahan berbisnis di suatu negara karena adanya kepastian. (sumber: portal Kemenlu.go.id)

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Perum PNRI tentunya mendukung penuh program yang dikembangkan oleh pemerintah dengan turut serta menjadi bagian dari memastikan terpenuhinya kebutuhan percetakan sertifikat apostille untuk Masyarakat Indonesia, saat ini pencetakan sertifikat hanya dapat dilakukan oleh KemenKumHAM RI Jakarta.

Sebanyak 20.000 blanko sertifikat telah dicetak dan dikirimkan oleh Perum PNRI ke KemenKumHAM Jakarta sebagai permulaan dimulainya pemberlakuan sertifikat yang mulai berlaku pada awal Juni lalu.