HomeTanggung Jawab SosialBerita PKBL

MENJAGA UMKM INDONESIA

PKBL Perum PNRI menyaluran bantuan Program Kemitraan kepada 14 Mitra Binaan baru yang berlokasi di Jakarta, Yogyakarta dan Solo dengan mencatat 100% pencapaian dalam pengembalian pinjaman Program Kemitraan, dengan seleksi yang ketat melalui beberapa tahapan seperti survei, wawancara, hingga verifikasi proposal.
Keempat belas Mitra Binaan tersebut bergerak di sektor industri kreatif, perdagangan, dan jasa. Contoh sektor industri kreatif adalah Batik Abstrak Kontemporer Suparman, Eank Solo yang memproduksi sarang burung dan aquarium dari pipa-pipa bekas, Setyo Handmade yang menciptakan tas dan asesoris dari kertas koran bekas, serta Lintang Kejora yang memanfaatkan kain perca sehingga menjadi tas, dompet, dan tempat tisu yang cantik.
Sebagai BUMN, PKBL Perum PNRI berkomitmen untuk terus melanjutkan program yang membantu UMKM Indonesia ini dengan tetap menerapkan tahapan-tahapan yang selektif dalam memilih mitra binaan baru di tahun 2020 dan tahun-tahun yang akan datang. Perum PNRI akan terus mendukung UMKM binaan PKBL Perum PNRI untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya di tengah pandemik seperti ini.
.

PNRI Tinjau Calon Potensial Untuk Program Mitra Binaan

Solo, 2 Desember 2019. Kepala Unit Pelaksana PKBL Perum PNRI, Sisca Wahyuni melakukan peninjauan ke beberapa UMKM yang berpotensial menjadi mitra binaan untuk program kemitraan.
Setelah pada tanggal 27 November lalu Perum PNRI menandatangani kerjasama dengan 2 Mitra Binaan. Kini Perum PNRI kembali menyasar UMKM yang berpotensi menjadi mitra binaan Perum PNRI.

Terdapat belasan UMKM yang baru disinggahi Sisca saat berkunjung ke Solo pada Senin lalu, diantaranya UMKM Karak, Batik Tulis, Produsen Tahu dan Tempe, Souvenir dari kain perca, Sablon, Kerajinan Tas juga Aksesoris dari Kertas Bekas dan sejumlah UMKM lainnya. Belasan UMKM tersebut masih dalam proses seleksi sebelum nantinya menjadi Mitra Binaan.

Senada dengan Program dari kementerian BUMN yang bertajuk “BUMN Hadir Untuk Negeri” program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Perum PNRI kepada masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya.

PNRI Salurkan Dana Program Kemitraan

Jakarta, 27 November 2019, Haiii Insan PNRI..Dalam rangka memenuhi ketentuan terkait Program Kemitraan & Bina Lingkungan Kementerian BUMN, Perum Percetakan Negara RI melakukan penandatangan perjanjian penyaluran Dana Program Kemitraan dengan 2 Mitra Binaan yaitu Ihsan Media Penerbit dan Koperasi Citra Graphia Kencana.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan di kantor pusat Perum PNRI dihadiri Direktur Keuangan dan SDM, Dhita Febrianty, Kepala Manajemen Risiko dan GCG, Suyatin, Asst Manager PKBL, Siska Wahyuni serta dari pihak pemilik UMKM Mitra Binaan tersebut.

Kedua Mitra Binaan menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini akan dikembalikan dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Perum PNRI kepada masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya. Bagi mitra binaan yang ingin mengikuti program ini, cukup mengajukan proposal dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian BUMN dan lolos tahap verifikasi.

Kunjungi Solo, Perum PNRI Tinjau Mitra Binaan Potensial

Solo, 2 Desember 2019. Kepala Unit Pelaksana PKBL Perum PNRI, Sisca Wahyuni melakukan peninjauan ke beberapa UMKM yang berpotensial menjadi mitra binaan untuk program kemitraan.

Setelah pada tanggal 27 November lalu Perum PNRI menandatangani kerjasama dengan 2 Mitra Binaan. Kini Perum PNRI kembali menyasar UMKM yang berpotensi menjadi mitra binaan Perum PNRI.

Terdapat belasan UMKM yang baru disinggahi Sisca saat berkunjung ke Solo pada Senin lalu, diantaranya UMKM Karak, Batik Tulis, Produsen Tahu dan Tempe, Souvenir dari kain perca, Sablon, Kerajinan Tas juga Aksesoris dari Kertas Bekas dan sejumlah UMKM lainnya. Belasan UMKM tersebut masih dalam proses seleksi sebelum nantinya menjadi Mitra Binaan.

Adapun tahapannya dimulai dengan proses kurasi terlebih dahulu yang dilakukan oleh tim PKBL Perum PNRI seperti survei, wawancara, diskusi, dsb. Setelah itu barulah pengajuan surat permohonan, surat pernyataan, dan proposal dikirimkan oleh calon Mitra Binaan. Selanjutnya, surat dan proposal yang telah terverifikasi akan ditindak lanjuti sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Senada dengan Program dari kementerian BUMN yang bertajuk “BUMN Hadir Untuk Negeri” program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Perum PNRI kepada masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya.