HomePublikasiBerita

Perum PNRI Gelar Syukuran #1TahunAKHLAKBUMN Dengan Do’a Bersama

 

Jakarta 29 Juli 2021, Perum PNRI menyelenggarakan acara virtual gathering Peringatan #1TahunAKHLAKBUMN Perum PNRI. Nilai budaya AKHLAK yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif adalah tata nilai yang dikukuhkan Kementerian BUMN melalui SE-7/MBU/07/2020 bagi seluruh insan di lingkungan Kementerian BUMN dan grup BUMN pada 1 Juli 2020.

 

 

Genap #1tahunAKHLAKBUMN menjadi bagian dari kehidupan kita semua dalam lingkungan perusahaan, keluarga, dan masyarakat. Segenap insan Perum PNRI diharapkan terus mendalami, memahami, dan meningkatkan implementasi tata nilai AKHLAK tersebut sehingga mampu menjadi budaya yang mewujudkan dan mencirikan keunggulan BUMN, khususnya Perum PNRI.

 

 

Kegiatan ini melibatkan insan PNRI di Pusat maupun Cabang, Dalam acara virtual gathering #1tahunAKHLAKBUMN  hari ini, pembacaan doa virtual gathering, dipimpin langsung oleh Sekretaris Perusahaan, Suyatin.

 

 

Semoga refleksi kita dalam #1tahunAKHLAKBUMN  menjadi masukan bagi perbaikan diri, keluarga, perusahaan, dan masyrakat serta nantinya berkontribusi bagi terwujudnya indonesia tangguh, indonesia tumbuh. Tak lupa diakhir acara Suyatin juga mengingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, mengikuti vaksinasi, dan menjadi bagian dalam upaya pencegahan dan penanganan pandemi covid-19.

 

 

 

#1tahunAKHLAKBUMN

 

#1TahunAKHLAKBUMNPerumPNRI

 

#tatanilai

 

#budayaperusahaan

 

#BUMNUntukIndonesia

 

Wujudkan Pertumbuhan dan Kesinambungan Kinerja Perusahaan dengan AKHLAK

 

Nilai budaya AKHLAK yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif adalah tata nilai yang dikukuhkan Kementerian BUMN melalui SE-7/MBU/07/2020 bagi seluruh insan di lingkungan Kementerian BUMN dan grup BUMN pada 1 Juli 2020. 

Dalam memeriahkan semarak #1tahunAKHLAKBUMN, segenap insan BUMN diharapkan terus mendalami, memahami, dan meningkatkan implementasi tata nilai AKHLAK tersebut sehingga mampu menjadi budaya yang mencirikan keunggulan BUMN.

Seperti dipahami bersama, tata nilai dan budaya merupakan salah satu bagian penting dalam elemen pembelajaran dan pertumbuhan badan usaha. Tata nilai dan budaya akan melandasi upaya-upaya strategis dan operasional badan usaha untuk  menjalankan proses bisnis internal yang unggul, aktivitas pemasaran yang holistik dan berorientasi jangka panjang, dan akhirnya menghasilkan pertumbuhan dan kesinambungan kinerja perusahaan.

 

Perum PNRI Jaga Produktivitas dan Efektivitas Kerja Selama PPKM Darurat

Jakarta, 21 Juli 2021. Keputusan Pemerintah untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 menjadi hal yang tepat dan penting dalam pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pelaksanaan PPKM Darurat tentu memiliki konsekuensi serta pro kontra di masyarakat dan dunia usaha, salah satunya adalah kaitannya dengan kekhawatiran anjloknya produktivitas dan efektivitas kerja yang dapat memengaruhi kinerja usaha.
 
Perum PNRI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang percetakan umum, percetakan sekuriti, multimedia, smart card, percetakan kemasan, jasa grafika, dan percetakan Al-Quran sesuai PP 72/2012 memiliki rumusan implementatif dalam menjaga produktivitas dan efektivitas kerja selama PPKM Darurat 3-20 Juli. Melalui Surat Edaran nomor 26 tentang penerapan PPKM Darurat dan Kebijakan WFH (Work From Home) di Lingkungan Perum PNRI tanggal 2 Juli 2021, manajemen memberikan panduan bagi karyawan Perum PNRI agar tetap produktif dan efektif selama pelaksanaan work from home pada PPKM Darurat.
 
Rasa tanggung jawab atas tugas dan jabatan sebagai wujud nilai budaya AKHLAK menjadi hal pertama yang menjadi semangat dan motivasi. Selanjutnya mempersiapkan diri, peralatan, dan ruangan yang representatif terutama kaitannya dengan konektivitas sehingga dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik kepada atasan dan tim kerja. Yang tak kalah penting juga siapkan rencana kerja, target, dan dokumentasi pekerjaan. Dan yang akhir namun tidak boleh dikesampingkan adalah benar-benar menjaga untuk tetap dirumah dan melakukan protokol kesehatan termasuk untuk anggota keluarga satu rumah.
 

Wujudkan Sustainibility, PNRI Lakukan DIskusi dengan IHC

 

Jakarta, 19 Juli 2021, Dalam rangka melakukan upaya memenuhi komitmen untuk mewujudkan keberlanjutan perusahaan (sustainability), Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) melakukan Diskusi Strategis dengan Holding BUMN Rumah Sakit yaitu Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Diskusi yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Perum PNRI beserta jajaran dan Direktur Keuangan & Manajemen Risiko IHC, Budi Raharjo Legowo, Direktur Operasi drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS, beserta jajaran. Diskusi ini dibuka oleh Direktur Keuangan & SDM, Dhita Febrianty dengan menyampaikan secara umum terkait diskusi yang akan dilakukan dan dilanjutkan pemaparan profil Perum PNRI oleh Manajer Perencanaan, Humas, dan Kesekretariatan, Bobby Formanto.
 
Kedua perusahaan melakukan pembahasan terkait potensi sinergi strategis. Perum PNRI yang memiliki kompetensi di bidang percetakan sekuriti, umum dan kemasan, smart card, jasa grafika, multimedia, dan pencetakan Al-Quran sesuai PP 72/2012 dengan kualitas produk dan layanan berstandar tinggi. Perum PNRI juga memiliki cukup banyak aset strategis yang berpotensi untuk dioptimalkan. Sementara IHC yang memiliki banyak jaringan Rumah Sakit dan secara berkelanjutan memperkuat integrasi manajemen pelayanan dan mengembangkan kemitraan baik nasional dan internasional ini tentunya inline dengan kebutuhan masing-masing perusahaan sehinga mampu mewujudkan sinergi dan kolaborasi yang baik untuk kemajuan BUMN dan mendukung program Pemerintah.
 
Lebih lanjut, melalui diskusi ini, upaya yang dilakukan oleh Perum PNRI maupun IHC semoga dapat secara bersama-sama menambah nilai bagi pertumbuhan bisnis dan memperkuat sinergi perusahaan.
 

Perum PNRI Dukung Kebijakan Ditjen AHU pada Bidang Partai Politik

 

Tangerang, Kamis, 24 Juni 2021. Dalam rangka pembahasan administrasi bidang partai politik menjelang pemilu, Direktorat Tata Negara, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (DitJen AHU) Kementerian Hukum & HAM RI, menyelengarakan Rapat Konsiyering Penyelesaian Permasalahan di Bidang Partai Politik (Parpol) yang salah satu pembahasan diantaranya terkait Pendaftaran Parpol pada Berita Negara (BN) dan Tambahan Berita Negara (TBN). Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, rapat yang digelar mulai 24-26 Juni 2021 ini dihadiri oleh oleh Direktur Tata Negara Kementerian Hukum & HAM RI, Baroto; Kepala Sub Direktorat Partai Politik, Tjasdirin beserta Jajaran pejabat DitJen AHU. Pada kesempatan tersebut turut diundang Perum PNRI yang diwakili oleh Direktur Produksi & Pemasaran Perum PNRI, Akbar Ramli, General Manager Pemasaran, Rido Najemi Sukri, dan Asisten Manager BN TBN, Efan Hasbulah.

Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) merupakan BUMN yang ditugaskan langsung oleh Pemerintah melalui PP 72 Tahun 2012 untuk mencetak dan menyebarluaskan Berita Negara dan Tambahan Berita Negara. Tidak hanya itu, Lembaran Negara, Tambahan Lembaran Negara, pengelolaan administrasi penomoran Berita Negara dan Tambahan Berita, pencetakan Naskah Pidato Kenegaraan, serta pencetakan dan/atau penyebarluasan dokumen resmi Kementerian/lembaga pemerintah non kementerian dan lembaga, badan, komisi, serta dewan yang dibentuk dengan undang-undang atau Pemerintah atas perintah undang-undang juga merupakan ranah penugasan dan kompetensi Perum PNRI sesuai PP tersebut.

Rapat dibuka oleh Direktur Tata Negara Kementerian Hukum & HAM RI, Baroto. “Ada beberapa Partai Politik di Indonesia yang dalam waktu dekat ini akan melakukan pendaftaran ulang pada Ditjen AHU, dimana sesuai aturan 2,5 tahun sebelum Pilpres dilaksanakan, seluruh parpol wajib melakukan pendaftaran” ujar Baroto. Direktur Pemasaran dan Produksi Perum PNRI, Akbar Ramli berkomitmen penuh dalam mendukung upaya yang akan dilakukan oleh DitJen AHU. Selain itu, hal ini juga merupakan bentuk optimalisasi penugasan dalam PP 72 Tahun 2012. “Prinsipnya PNRI akan mensupport terkait penyelesaian permasalahan partai politik dan data-data yang dibutuhkan oleh Subdit Partai Politik di Kementerian Hukum dan HAM RI”, Ujar Akbar.

Rapat dilanjutkan dengan rapat teknis dipimpin oleh Kasubdit Partai Politik, Kemnkumham RI, Tjasdirin dengan narasumber dari Perum PNRI, Efan Hasbullah selaku Asmen BN TBN dengan membahas hal-hal yang mendasari pengumuman Partai Politik dalam Berita Negara. Selanjutnya untuk mengakselerasi hal tersebut, dalam waktu dekat akan dilakukan MoU antara Perum PNRI dengan Ditjen AHU, Kementerian Hukum dan HAM.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi yang sudah sejak lama terjalin antara Kemenkum HAM RI dengan Perum PNRI dapat terus menjaga konsistennya dalam mendukung upaya-upaya Pemerintah secara penuh dalam hal kualitas pelayanan khususnya pada layanan Berita Negara dan Tambahan Berita Negara.

Subcategories