
“Selama saya kerja disini sangat cukup menyenangkan. Banyak hal-hal yang memang yang membuat saya bahagia mulai dari lingkungan, cara kerja, dan teman-teman di sekitar. Berkerja itu kan anugerah Rahmat dari yang kuasa, cara menyikapinya yang terbaik itu dengan cara bekerja sebaik baiknya dan bertanggung jawab” hampir 2 tahun, saya bekerja sebagai operator Cetak, dan sampai saat ini saya merasa bahagia. Ungkap Amiludin pada saat membuka perbincangan wawancara dengan Tim Corcom Perum PNRI.
Bagaimana lingkungan kerja Bapak saat ini?
“Alhamdulillah ruangan ya bersih, nyaman, terus teman-teman juga istilahnya enggak ada bersinggungan masalah, karena notabene saling membantu semuanya“
Apakah pekerjaan saat ini merupakan bidang yang bapak sukai?
“Ya memang saya sukai jadi pekerjaan percetakan ini memang awal kerja saya di beberapa tempat sebelumnya, itu percetakan semua, dari dulu sampai sekarang “
Apa pendapat Bapak tentang Budaya Perusahaan?
“Sangat bagus, seperti keluarga, jadi tidak ada perbedaan, maksudnya antara jabatan satu dengan yang lainnya, terasa ada pertemanan atau persaudaraan, ketika mengetahui teman kesusahan, langsung saling membantu, saling tolong menolong“
Apa pencapaian yang sudah dicapai selama satu tahun kebelakang ini? Baik di lingkungan pekerjaan, di lingkungan rumah maupun diluar rumah?
“ada, saya bisa mempelajari mesin baru dalam waktu yang cukup singkat, mengoperasikan mesin dari mesin yang saya belum pegang seperti bagiannya di mesin missal mesin SM 74, 102 Sekarang kan yang ada komori, saya baru banget di mesin itu untuk beradaptasi lumayan cepat kurang lebih sebulan lah, mulai dari cara mengoperasiannya, cara mencetak nya, tekanan ro airnya intinya agak beda dengan mesin yang biasa saya jalankan, Alhamdulillah dalam sebulan saya udah bisa, sampai mengetahui Kendala-Kendalanya, Alhamdulillah.
Apa tantangan terbesar yang pernah dihadapi Bapak selama ini?
“Ya tantangan nya misal nya mencetak produk yang harus sama dengan permintaan dengan kondisi mesin yang ada, misalnya, kayaknya enggak sanggup nih, tapi kita usahakan semaksimal sanggup gitu”
Ada engga sih yang menghambat salah satu tugas?
“Ada, ya semacam ada kendala dimesin, misalnya kerusakan di bagian tekniknya, elektroniknya yang memang diluar kemampuan saya, itu kendala buat saya, karena, kerjaan otomatis lama , mengganggu pencapaian, yang tadinya kita niatkan untuk cetak produk tersebut, untuk pengirimannya tanggal berapa, misalnya bisa sampai 2-3 hari kan menghambat.
Ada engga yang Bapak kerjakan di luar pekerjaan bapak?
“Belum pernah istilahnya gimana ya memang enggak ada instruksinya jadi sesuai aturan saja saya jalankan. jadi sesuai dengan permintaan juga selalu dengan acc dulu kalo ini kan ntar contohnya kayak seperti gini misal kita sudah standarnya si ini kita main menjalankan saja pas itu dari customer engga suka , istilah nya enggak apa enggak terima lah ada perbedaan, makanya saya tidak melakukan istilah nya yang di luar pekerjaan saya”
Atasan Pernah membantu yang berkaitan dengan pekerjaan? Kalau misalnya pernah, gimana cara atasannya membantu?
“Alhamdulilah kayak pak Romi itu atasan saya, sering membantu, misalnya ada kerusakan di elektronik beliau bisa memperbaiki, terus kalau ada acc an, katakanlah contoh cetakan kayak gimana, beliau langsung memutuskan, jadi standar kita tuh cetak misalnya terjadi permasalahan, misalnya hasil cetakannya tidak sesuai atau yang lainnya, beliau kasih solusinya gimana caranya biar cetakan stabil biar gak lebih rendah dan jangan terlalu banyak memakai bahan”
Apa sih yang menginspirasi bapak untuk bekerja maksimal di saat ini?
Terutama orang orang yang bergantung banget sama saya ya, keluarga terus teman juga, istilahnya memotivasi dan memberi contoh jangan sampai mengecewakan, mengecewakan keluarga ke anak-anak saya, harus disiplin sama waktu, saya bekerja, pulang lalu istirahat, di waktu libur, ya kita bisa liburan atau melakukan kegiatan lainnya jadi anak pun bisa melihat hal-hal yang saya lakukan setiap harinya, nah anak saya kan sekolah, ada waktu-waktu istirahat, liburan, jadi secara tidak langsung bisa bisa mendidik anak-anak untuk mengatur waktu, ada saatnya belajar, saatnya istirahat untuk mempersiapkan kegiatan besoknya dan juga saatnya harus liburan“
atau di dalam pekerjaan, misalnya dari masuk ya setiap harinya tepat waktu, Jadi intinya terinspirasi ketika ingin menginspirasi orang lain yang ada terutama di keluarga
Apa sih yang menjadi prioritas dalam pekerjaan bapak saat ini?
“kualitas yang terutama, terus pengiriman yang tepat juga diprioritaskan, salah satu untuk mencapai hal itu ialah kita harus benar-benar bersungguh-sungguh, lalu apa yang kita enggak bisa, kita belajar sama yang bisa, enggak perlu malu bertanya, belajar, harus berfikir kok yang lain bisa, saya gak? Bertukar pikiran, saling memberi masukan. Berikutnya bisa mencapai target, tidak ada masalah, begitu juga ketika ada teman yang butuh bantuan misalnya, harus saling membantu untuk perbaikan-perbaikan terhadap hasil kerja kita”.
Selama bapak bekerja hampir 2 tahun, skala 1-10 Bapak mau kasih nilai berapa?
“Kalo nilai ya 8 lah “
Kenapa bisa di angka 8, sebutkan alasannya?
“Alasannya ya karena saya merasa belum maksimal, masih ada kekurangannya, jadi ada pekerjaan yang memang belum mencapai target ada kerusakannya, tapi saya bahagianya saya tuh, ketika hasil produk cetakan yang saya kerjakan diterima dengan baik dan tidak ada complain dari customer.
Di tempat bapak nih, proses apa sih pak yang kira kira dapat bapak perbaiki atau tingkatkan?
“pemahaman pekerjaan, jadi keteraturan kita bekerja apa instruksi yang diberikan atasan untuk harus bener-bener dipahami jam kerjanya juga harus tepat waktu, masuk jam 08.00, minimal 15 menit sebelum masuk kita harus benar-benar mempersiapkan untuk mengurangi risiko-risiko yang timbul, atau bisa menambah jumlah produksi, missal 30 ribu perhari paling tidak kan kalau kita bisa tepat waktu, kemungkinan bisa bertambah jadi 35 ribu, atau mengurangi keterlambatan pengiriman gitu, jadi setidaknya bisa membantu mempercepat semua proses bisnis perusahaan.
Sebut kan 5 atau 10 yang perlu dimiliki seorang karyawan untuk budaya kerja yang kuat?
“terutama niatnya, kedua mensyukuri, ketiganya amanah, melayani, semangat, bisa menyenangkan orang lain tidak mengecewakan orang lain
Sekarang kan pegang mesin itu, punya keinginan untuk menguasai bidang lain tidak?
“di bidang lain kalo masih di beri kesempatan ya saya ingin juga sih, lalu kalau yang berkaitan dengan pekerjaan saat ini, saya ingin mempelajari dan menguasai mesin-mesin cetak yang lainnya”.
Apasih yang membentuk diri bapak bisa menjadi pekerja yang rajin dan profesional?
“suatu pekerjaan itukan Rahmat dari Allah jadi yang harus disyukuri dengan cara kita harus benar-benar bekerja, bertanggung jawab, tidak mengecewakan pimpinan, tidak mengecewakan customer, begitu pula juga dengan keluarga. Apa yang kita dedikasikan ke perusahaan, dampaknya kan ke keluarga juga, kalau pun misalkan kemampuan kita terbatas, ya kita harusnya selalu berusaha untuk bisa mencapainya itu semua dengan mempelajari hal-hal untuk meningkatkan kemampuan kita“
Bagaimana sih bapak bisa berkontribusi lebih untuk perusahaan?
“ya kalo saya sih ingin memajukan perusahaan, saat ini saya sedang meningkatkan pengetahuan saya agar lebih baik lagi, sehingga bisa mempercepat proses pekerjaan yang ada, lalu permintaan dari customer bisa dipenuhi sebelum waktu yang ditentukan“
Tujuan yang belum di capai oleh perusahaan ada tidak sih pak yang bapak inginkan?
“cuma masalah waktunya saja jadi, terkait pembayaran, sudah bagus sih, namun sesekali pernah terlambat, tapi memang itu karena dari pengirimannya yang telat, jadi saya memaklumi, makanya tujuannya saya tuh mempercepat produksi, mempercepat pengiriman, perusahaan cepat juga menerima pendapatannya, begitu pun saya, ya tepat gitu“.
Ada tidak hal yang memang ingin diperbaiki dalam diri bapak?
“ada, saya ingin menjadi lebih baik lagi dalam hal mengurus keluarga, meningkatkan kualitas pekerjaan saya, saya selalu bertanya kepada diri saya sendiri, apakah sudah benar mengatur keluarga saya, pekerjaan saya, walapun yang saya jalankan itu tidak ada komplainan, pekerjaan dirumah juga tidak ada masalah, nyaman-nyaman saja”.
Apa tujuan yang ingin dicapai, katakanlah di lingkungan Pekerjaan sekarang?
“Tujuannya salah satunya untuk mendapatkan kesejahteraan lebih baik lagi, semakin kita bekerja baik hasilnya baik, kita tidak tahu kapan nanti ada di kasih yang lebih baik lagi“ Jadi selama kita bekerja dengan baik, hasilnya baik juga, itu akan balik lagi ke kita, ya itu tadi kesejahteraan. Intinya kedepan ingin semakin memberikan yang tebaik lah untuk perusahaan.
Harapan bapak apa sih dalam kurun waktu 3 tahun kedepan, misal ingin mencapai karir di seperti apa ?
“ingin bisa mesin yang lain, mesin baru yang modern, kerja baik, bertanggung jawab, orang lain tidak kecewa, pekerjaan yang saya hasilkan membuat perusahaan senang, sudah cukup buat saya“
Oh engga ada ya yang bapak ingin kan selama dalam 2-3 tahun, misal karir atau posisi saya harus seperti ini ada engga?
“kalo posisi saya rasa saya belum mampu untuk kesitu. Misalnya supervisor, itu harus bisa menanggulangi tidak hanya proses di percetakan saja, akan tetapi finishingnya, hal-hal lainnya itukan perlu belajar lebih lama lagi. Jadi untuk saat ini dalam 3 tahun kedepan hanya ingin mempelajari apa namanya sesuatu yang dikerjakan saat ini, bisa lebih menguasai lebih lagi. Bukan tidak ingin punya pencapaian karir yang lebih baik gitu, tapi kita harus memperbaiki diri kita dulu dengan mengasah kemampuan juga meningkatkan kualitas bekerja kita, sehingga karir pun akan mengikuti, begitupun dengan kesejahteraan, pasti akan berjalan beriringan”.
Bapak rumah dimana sih pak ? Berangkat jam berapa dari rumah?
“Saya rumah jalan Ciputat Raya daerah pohon pinang, Saya berangkat jam sekarang dari jam 06.00 karena nganter anak sekolah jadi sekalian” Terus sampai sini jam Jam 07.15, kalo lagi macet paling 07.30”
Apa yang membuat Bapak berangkat lebih awal?
“kalau saya balik lagi ke rumah habis mengantar anak sekolah, itu kemungkinan saya telat sampai sini, belum ketika sampe sini istirahat dulu, pengen minum kopi atau teh gitu, yang ada waktunya tidak ada dan bisa-bisa dilakukan di jam kerja, jadi kalau waktu kerja kita dipakai kegiatan seperti itu, namanya mengambil waktu aktif kerja“ Jadi lebih baik datang lebih awal bisa mengerjakan hal hal yang masih bisa kita kerjakan.
Sampai kantor jam 07.30, selama menunggu waktu masuk kerja biasanya apa yang Bapak lakukan?
“ya kadang bisa minum kopi dulu, ketika sudah mendekati jam 08.00 kita persiapkan mesin, jam kerja kita dari jam 08.00 sampai jam 16.00 itu misalnya nominal bayarannya sudah ditentukan, kalau kita kerja melewati jam 16.00 apabila ada pekerjaan membutuhkan waktu selesai 30-40 menit, tanpa dibayarpun, tidak apa-apa, karena kan kita niatnya ibadah, dari situ sudah ada lebihnya kan pahalanya“
Jadi sebelum dan sesudah bekerja pun ada yang di lakukan di tempat kerja, ketika pulang jam 4 itu bapak mengerjakan apa ?
“misalkan kalo kerjaan sudah beres semua tepat waktu jam 4, namun ada kerjaan yang tanggung harus dihabiskan soalnya kalau kita kerjakan di besoknya belum warnanya, belum platnya rontok, kemungkinan bisa dipastikan memakan waktu dan biaya. Nah, hal-hal seperti itu kita minimalisir”
Jadi dengan hal kecil yang dilakukan itu bisa menekan lumayan waktu dan biaya-biaya yang akan muncul, apa yang bisa kita lakukan dan kerjakan sekarang, ya dikerjakan, tapi kita kerjakan dengan senang hati mengerjakan pekerjaan dengan melebihi waktu beberapa menit dari jam normal, tanpa dibayar pun itu tidak apa-apa insyaAllah berkah. Saya yakin sesuatu yang baik pasti akan balik lagi Baik juga pada diri kita, sebaliknya sesuatu yang buruk akan kembali buruk juga.
Apa pendapat bapak tentang PNRI cabang Jakarta?
Saya Cuma bisa bilang, “Bagus”
Arti PNRI cabang Jakarta bagi bapak itu apa?
“ya sangat berarti bagi saya, selama saya berkerja di percetakan di tempat ini yang menurut saya sejalan dengan pemikiran saya, terlebih PNRI ini punya Negara, jadi kita bekerja itu salah satu bentuk pengabdian kepada Negara dan ibadah juga, di sini juga mempunyai tempat ibadah yang layak ada waktu buat ibadahnya juga, jadi perasaannya tuh terjamin lah disini, makanya ada suatu kebanggaan buat saya disini kerja di PNRI cabang. Dan bagi saya PNRI Penting banget buat saya, istilahnya ya itu tadi tujuan saya bekerja itu buat ibadah, PNRI memudahkan diri saya beribadah, saya bisa berkontribusi kepada negara, pada keluarga, memang harus begitu, jadi harus ada landasan kita bekerja untuk apa, memang kalau niatnya ibadah jadi pahala juga kan.
Ada saran atau pesan untuk teman-teman PNRI yang ada saat ini? “Pesan-pesan buat teman-teman bekerjalah dengan serius dan bertanggung jawab cintailah pekerjaan dan peraturan masuk kerja juga selesaikan pekerjaan dengan baik, mana yang harus kita kerjakan mana yang harus kita dahulu mana yang harus belakangan, harus bisa mengatur diri kita untuk disiplin waktu, kita bekerja ada waktu-waktu yang kita harus benar benar patuhi dan dijalankan, jadikan bekerja itu hobi, sekian dari saya”.