HomePublikasiBerita

Kunjungan Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia Ke Perum PNRI

Kamis, 09 Agustus 2018 pukul 10.00 berlokasi di Ruang Kerja Direktur Utama, Perum PNRI menerima kunjungan resmi dari Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia yang merupakan salah satu yayasan yang bergerak di bidang pencetakan dan penjualan Al Quran yang berkedudukan di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia ini telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual berupa Al Quran Mushaf Majma’ilbahrain dengan Tanda Tashih yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia dan sebelumnya yayasan ini telah melakukan kerjasama dengan SBU Jakarta Perum PNRI dalam bidang pencetakan Al Quran.

Selanjutnya Perum PNRI Pusat dengan yayasan ini direncanakan akan melakukan pengembangan ruang lingkup usaha dalam hal intellectual property (Hak Kekayaan Intelektual) sesuai dengan program penerbitan, pencetakan dan penjualan Al Quran Perum PNRI dengan sistem kerjasama yaitu pembagian keuntungan royalti antara Perum PNRI dengan Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia.

Pada pertemuan antara Direksi Perum PNRI dan Ketua Pengurus Yayasan tersebut lebih kepada pengenalan masing-masing profil perusahaan, cakupan lini usaha, serta membahas mengenai perencanaan teknis kerjasama sebelum penandatanganan perjanjian lebih lanjut. Diharapkan dengan adanya pengembangan bisnis ini mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan perusahaan, khususnya dalam produksi dan pencetakan Al Quran.

Rapat Koordinasi Cabang Perum PNRI

Kamis, 9 Agustus 2018, bertempat di Kantor Pusat Perum Percetakan Negara RI, hampir seluruh Kepala Cabang Perum Percetakan Negara RI se Indonesia, melakukan Rapat Koordinasi dengan Direksi Perum Percetakan Negara RI.

Hadir dalam acara tersebut, Dirut Perum PNRI, Djakfarudin Junus, Direktur Keuangan dan Produksi, Satrijo Sigit Wirjawan dan jajaran manajemen Perum PNRI, maksud dan tujuan dalam pertemuan ini adalah dalam rangka mengoptimalkan kinerja bisnis cabang Perum PNRI.

Direktur Utama Perum PNRI, Bapak Djakfarudin Junus memberikan beberapa arahan terkait hal dimaksud, dimana cabang perlu merubah beberapa hal yang strategis agar menjadi lebih efektif mempercepat proses bisnis , disamping itu juga pada era digital ini, Perum PNRI Pusat sudah mulai mempunyai dan mengembangkan produk IT Digital, sehingga cabang-cabang juga diarahkan untuk dapat merencanakan program untuk mengembangkan bisnis IT Digital yang dimiliki kantor kantor pusat.Selain bisnis digital, cabang juga Untuk fokus kepada trading dan penjualan Al-Quran dan Buku Kurikulum 13.

Penandatangan Perjanjian Kerjasama Sinergi BUMN Untuk Penyambungan Listrik Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu Di Wilayah Jawa Barat & Banten dengan 34 BUMN.

Jakarta, 7 Agustus 2018. Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) yang diwakili oleh Direktur Pemasaran, Umum dan SDM, Waluyo Pujianto melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama Sinergi BUMN Untuk Penyambungan Listrik Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu Di Wilayah Jawa Barat & Banten dengan 34 BUMN. Penandatanganan yang dilakukan di Sinergi Lounge Kementerian BUMN ini disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

Hal ini merupakan salah satu wujud Sinergi BUMN dan merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri. Dalam mewujudkan program tersebut, 35 BUMN sepakat untuk bersinergi sebagai upaya menjamin terlaksananya penyambungan listrik bagi masyarakat tidak mampu dengan biaya penyambungan yang didanai dari dana program BUMN Hadir Untuk Negeri yang bersifat sponshorship.

Dalam kerjasama ini, Perum Percetakan Negara RI terlibat dalam hal penyediaan barang berupa acrylic dan sertifkat, dimana nantinya setiap warga yang mendapatkan Program dimaksud, akan diberikan sertifikat dan setiap rumahnya akan dipasang tanda/plakat yang terbuat dari acrylic yang sudah tertempel sticker Logo masing-masing BUMN terkait.

Kunjungan Study Industri Universitas Islam Malang ke Perum PNRI

Sebagai salah satu Perusahaan BUMN yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, terlebih lagi dunia percetakan, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sangat membuka diri bagi institusi yang ingin melakukan kunjungan industri. Bukan hanya instansi Pemerintah tetapi Lembaga Pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi.

Pada Senin 31 Juli 2018, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia mendapat kunjungan dari Mahasiswa/ Mahasiswi Departemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang dalam rangka study industry. Rombongan yang berjumlah 60 peserta diterima oleh Bapak Rudi selaku Manager Transformasi Sumber Daya beserta staf dan Ibu Rina Palupi, Manager Pengelolaan SDM Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Rombongan dibagi menjadi dua kelompok, kelompok yang telah dibagi akan melakukan dua sesi acara. Acara yang pertama mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Suyatin yang bertempat di ruang rapat direksi dan sesi acara kedua melakukan kunjungan pabrik yang didampingi oleh Bapak Rido, Bapak Hary dan Bapak Tapran.

Bapak Suyatin dalam pemaparannya berterima kasih kepada Universitas Islam Malang karena telah memilih Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sebagai objek kunjungan. Selain itu Bapak Suyatin juga memaparkan terkait Profil, Sejarah, Budaya Perusahaan dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia

Sementara itu staf dari Universitas Islam Malang, Bapak Agus menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas sambutan luar biasa yang diterima teman- teman Universitas Islam Malang di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Beliau juga menyampaikan tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memberi pemahaman kepada Mahasiswa/ Mahasiswi terkait manajemen yang ada di dalam perusahaan serta memberikan pandangan dan wawasan khususnya pada dunia usaha dan industri percetakan.

Seleksi Peserta Siswa Mengenal Nusantara 2018 Provinsi DKI Jakarta

Perum Percetakan Negara Republik Indonesia  bersama, PT Telkom Indonesia, PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Persero) menjadi pelaksana kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Provinsi DKI Jakarta. Seleksi peserta program Siswa Mengenal Nusantara dibawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah berlangsung pada hari senin tanggal 23 juli 2018.

Acara seleksi yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 27, Jakarta Pusat, dihadiri oleh 36 siswa-siswi serta guru pendamping dari 16 sekolah yang berada di seluruh Kabupaten/Kota di Jakarta. Acara yang dipandu oleh Saudari Shabrina Denisa, diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Juneth selaku SGM PT Telkom dan Bapak Syaifulloh selaku Kabid SMA, SMK Dinas Pendidikan Jakarta.

Para peserta yang hadir diberikan test secara tertulis, essay dan wawancara. Sambil menunggu peserta dipanggil untuk proses wawancara, setiap BUMN yang menjadi pelaksana memberikan sosialisasi pengenalan mengenai perusahaannya masing- masing. Dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sendiri diwakili oleh Bapak Suyatin selaku Sekretaris Perusahaan.

Sambil menunggu hasil pengumuman dari para penilai seleksi Siswa Mengenal Nusantara 2018 Provinsi DKI Jakarta, para peserta dihibur dengan games yang diberikan oleh Bapak Narutama dari PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung dan Ibu Siska dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. 

Akhirnya dari jumlah 36 peserta yang telah mengikuti seleksi, terpilihlah 20 siswa-siswi dari 16 sekolah yang akan mewakili DKI Jakarta. Seleksi Peserta Siswa Mengenal Nusantara 2018 Jakarta ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri. Selanjutnya para siswa-siswi yang telah terpilih sebelum diberangkatkan ke Kalimantan Utara akan diberikan pembekalan oleh Tim Pelaksana.

Siswa Mengenal Nusantara memang diinisiasi untuk mengenalkan beragam wilayah dan budaya Indonesia. Para pelaksana mengirimkan siswa-siswi Jakarta dengan harapan mereka nantinya dapat menjadi calon pemimpin Indonesia yang bisa mengenal berbagai budaya secara langsung. Lewat program ini pula, dimaksudkan para siswa-siswi bisa tumbuh untuk saling menghargai perbedaan masing-masing, serta mampu menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa tercinta sekaligus terus memajukan peradaban bangsa.


 

Subcategories