HomePublikasiBerita

Puncak Acara HUT Kementerian BUMN Ke 20 Tahun

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar acara syukuran dengan tema yang diusung kali ini adalah 'One vision, one nation, one family, to excellence'. Beberapa kegiatan dilakukan seperti bersih-bersih di lingkungan kantor dan pengecatan Mesjid Ar- Rayyan yang terletak di belakang Kementerian BUMN. Pada acara syukuran yang berlangsung pada hari jumat 13 April 2018 di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dilakukan potong tumpeng dan sejumlah penandatangan kerja sama dalam rangka sinergi BUMN.

    Acara ini dihadiri oleh Menteri BUMN dan jajarannya, sejumlah direktur utama dan Direksi BUMN diantaranya Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Bapak Djakfarudin Junus, serta seluruh karyawan Kementerian BUMN yang memenuhi halaman depan dan belakang gedung Kementerian BUMN. Selama 3,5 tahun ke belakang, BUMN terus bersinergi dengan mengusung misi ”BUMN Hadir Untuk Negeri”. Banyak upaya yang dilakukan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, di antaranya melalui program pembangunan infrastruktur, keadilan sosial, ekonomi kerakyatan, pengembangan energi terbarukan sampai dengan Holding BUMN untuk menjadikan BUMN semakin kuat dan lincah sehingga mampu bersaing secara global dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
   
    BUMN adalah korporasi milik negara yang artinya BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Pengelolaan bisnis BUMN selain dilakukan dengan profesional, wajib mengikuti prinsip GCG sehingga keberadaannya bisa berkelanjutan hingga 10, 50, 100 tahun ke depan. Kita semuanya tentu berharap di usia Kementerian BUMN yang ke 20 tahun ini bisa mempersiapkan semua perusahaan pelat merah untuk memberikan kontribusi positif bagi negara lewat fungsinya sebagai agen pembangunan.







Operasi Bersih Sungai Dalam Rangka HUT BUMN KE 20

 

      Dalam rangkaian peringatan HUT ke-20 Kementerian BUMN dan sejumlah perusahaan BUMN yang berulang tahun pada Maret-April, Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno dan sejumlah Direktur Utama BUMN menggelar operasi bersih-bersih di sepanjang kali ciliwung dimulai dari Rindam Jaya, Condet, sampai di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam sambutannya Menteri BUMN mengatakan, selain Sebagai bentuk sumbangsih BUMN kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk semakin memperkuat jalinan sinergi antar-BUMN. Kegiatan Operasi Bersih Sungai ini diikuti oleh lebih dari 250 peserta yang terdiri dari seluruh Direktur Utama BUMN dan anak perusahaan eks BUMN, para pejabat Kementerian BUMN, serta para aktivis penggiat lingkungan.

    Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus  juga turut andil dalam kegiatan Operasi Bersih Sungai ini. Dengan memakai helm dan pelampung keselamatan, Bapak Djakfarudin Junus menaiki perahu karet nomor 21 bersama Asisten Deputi Manajemen SDM Eksekutif Kementerian BUMN Bapak Imam Bustomi serta para Direktur Utama BUMN yang lain. Rombongan mulai bergerak sekitar pukul 07.20 WIB dan menyusuri Kali Ciliwung selama 2 jam hingga sekitar pukul 09.30 WIB.

    Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian BUMN terhadap lingkungan, khususnya untuk masyarakat di bantaran sungai. Para Direktur BUMN sebagai satu keluarga untuk terus meningkatkan sinergi BUMN. Sinergi dan kolaborasi antar entitas usaha, khususnya antar BUMN tidak bisa dihindari guna mendorong pertumbuhan BUMN yang signifikan.

    Pada momen HUT BUMN dan Kementerian BUMN ini, diharapkan dapat menjadi bahan untuk  merefleksikan diri, sebagai satu keluarga untuk mewujudkan seluruh BUMN bisa sehat dan sejahtera bersama guna meningkatkan pelayanan prima pada masyarakat sebagai wujud BUMN hadir untuk negeri.






 

Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018


    Pameran Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018 yang digelar BUMN yang tergabung dalam Cluster National Publishing and News Corporation (NPNC) yaitu Perum Percetakan Negara RI, PT Balai Pustaka, dan Perum LKBN ANTARA yang bergerak di bidang Penerbitan, Percetakan dan Pemberitaan,  bertempat di Kuala Lumpur Malaysia bertempat di Putra World Trade Center pada tanggal 13-15 April 2018 berjalan dengan lancar dan kondusif. Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018 merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan UKM Indonesia ke pasar dunia, khususnya Asia, dengan menampilkan keanekaragaman karya para UKM terbaik Indonesia, khususnya UKM binaan BUMN yang bergerak di bidang fashion, Craft dan Produk-produk kerajinan UKM yang bertumbuh dari akar budaya Indonesia.

    Perum PNRI turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya pameran tersebut, tak hanya menjadi bagian dari Cluster NPNC, Perum PNRI juga turut membuka booth dengan menampilkan beberapa produk unggulan Perum PNRI diantaranya Smart Card, Packaging, dan produk Lokananta yang dihadiri oleh Seluruh Direksi dan Manajemen Perum PNRI. Ajang pameran ICPF 2018 ini menjadi event penting bagi Perum PNRI karena Perum PNRI dapat memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk-produk unggulanya ke dunia luar.

    Duta Besar RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana membuka Pameran ICPF 2018 di PWTC Kuala Lumpur pada Jumat 13 April 2018. Turut hadir Staf khusus Menteri Perdagangan Eva Yuliana, dan Pejabat KBRI Kuala Lumpur. Sebanyak 80 UKM terlibat dalam pameran ini, ada tambahan satu booth khusus dari Pokja Papua yang menampilkan kopi Papua, dengan target pengunjung sekitar 10.000 orang.

    Dengan mengikuti pameran ICPF yang diselenggarakan di Luar Negeri ini membuat BUMN mempunyai pengalaman, dan dapat berkenalan dengan pelaku bisnis lain serta dapat melakukan kontak bisnis. Semoga dengan pameran ICPF 2018 ini dapat menjadi batu loncatan sehingga UKM Indonesia bisa lebih berkreasi lagi, dan terlebih lagi pameran semacam ini sudah dikaitkan dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB), dimana RKB merupakan tempat  berkumpul UKM binaan BUMN. 

 



IT Digital Produk Perum PNRI

 

Presiden Jokowi melakukan silaturahmi dengan  100 ulama se-Jawa Barat yang berasal dari berbagai Pondok Pesantren di Jawa barat (Jabar) yang bertempat di Istana Merdeka Jakarta. Acara yang dihelat di Istana Presiden tersebut, dihadiri Ketua MUI Jabar, Ketua Muhammadiyah Jabar, Ketua NU Jabar, dan ulama-ulama Jabar lainnya termasuk dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jabar tepat pada tanggal 3 April 2018.

Perum PNRI melalui tim Teknologi Informasi (TI) turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, dimana Perum PNRI dipercaya oleh pihak protokoler istana untuk menggunakan salah satu aplikasi yang saat ini tengah dikembangkan oleh Departemen Teknologi Informasi Perum PNRI yaitu e-registration sebagai aplikasi pengganti buku tamu. Dimana undangan yang diterima oleh para ulama se-Jabar tersebut telah dipasangi QR Code agar dapat dengan mudah mengidentifikasi para tamu yang datang.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) LDII Jabar, Bahrudin, dan Biro Pendidikan Agama dan Dakwah DPW LDII Jabar, Rois Udin dan Sudarno, turut hadir sebagai tamu undangan diantara 100 ulama Jabar tersebut. Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Syafei, menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Presiden memaparkan sejumlah masalah yang tengah dihadapi bangsa, antara lain tentang berita palsu (hoax) dan pembangunan ekonomi umat serta meminta para ulama untuk menghindari berita-berita palsu dan kabar-kabar yang meresahkan masyarakat.

Sejumlah pesantren juga diminta Presiden untuk memberikan pendidikan yang memperkuat karakter kebangsaan atau akhlakul karimah. Presiden Jokowi sendiri menjelaskan pertemuannya dengan sejumlah ulama Jawa Barat adalah demi membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan ulama dalam membangun bangsa demi tercipta situasi aman dan tentram.

 

Transformasi Unit Kerja Kehumasan Perum PNRI

    Komunikasi dan Budaya Korporasi atau lebih dikenal dengan sebutan Humas/kehumasan adalah sebuah profesi yang berhubungan dengan manajemen informasi dan komunikasi didalam suatu Instansi atau organisasi. Posisi humas merupakan penunjang tercapainya tujuan yang ditetapkan oleh suatu manajemen perusahaan. Sasaran humas adalah publik internal dan eksternal, dimana secara operasional humas bertugas membina hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat dan mencegah timbulnya rintangan psikologis yang mungkin terjadi di antara keduanya.

    Perum Percetakan Negara RI memiliki Unit kerja Komunikasi dan Budaya Korporasi (KBK) dimana unit KBK ini mempunyai peran yang sangat penting baik dalam segi komunikasi dengan pihak eksternal/stakeholder maupun internal. Bapak Dharsono Wibowo selaku Assistant Manager di Unit KBK ini menuturkan bahwa Unit KBK memiliki Visi dan Misi diantaranya dengan menjadikan Humas sebagai Unit Kerja yang berkontribusi membangun komunikasi baik internal maupun eksternal.

    Sebagai orang yang hidup di era global dan teknologi informasi yang bergerak cepat, kami pun Insan Humas Perum PNRI harus bertransformasi mengikuti perubahan dari yang konvensional menjadi Digital. Banyak Program kerja kami yang tadinya kami kerjakan secara manual/konvensional dan saat ini kami kerjakan secara digital, salah satunya adalah program kerja “Budaya Perusahaan 5S” dalam bentuk Audiovisual.

    Harapan adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan dan didapatkan, Bapak Dharsono Wibowo selaku praktisi Humas mengungkapkan agar pucuk Pimpinan Perum PNRI lebih memperhatikan Insan Humas, karena Humas merupakan  Instrumen penting dalam sebuah organisasi khusus untuk unit kerja Komunikasi dan Budaya Korporasi saya berharap ditahun 2018, unit KBK bisa memiliki studio mini, dan studio mini ini adalah tempat kami melakukan aktifitas dan berekspresi dalam dunia fotografi.

Subcategories