HomePublikasiBerita

Perjanjian Kerjasama Perum PNRI dengan PT Infomedia Nusantara

Pada tanggal 9 Oktober 2017 telah dilakukan penandatanganan perjanjian antara Perum PNRI dengan PT Infomedia Nusantara perihal Kerja Sama Pengadaan Bahan Baku Dengan Sistem Open Kontrak yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Bapak Djakfarudin Junus dengan Direktur BPM and Global Business dari PT. Infomedia Nusantara, Bapak Andang Ashari, yang bertempat di Ruang Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. 

Dalam kesempatan ini Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus menjelaskan , pentingnya kerja sama ini agar meningkatkan kemampuan sumberdaya dari Perum PNRI maupun PT Infomedia Nusantara. PT Infomedia Nusantara sendiri merupakan Badan Usaha Perseroan Terbatas, yang merupakan Grup dari Telkom yang bergerak di bidang percetakan dan penertiban, dimana dalam hal ini bertindak selaku bagian dari Telkom Grup.

Ruang lingkup kerjasama dalam perjanjian ini adalah dimana Perum Percetakan Negara Republik Indonesia memberi pekerjaan kepada PT. Infomedia Nusantara. Lalu PT. Infomedia Nusantara bersedia menerima pekerjaan berupa pengadaan bahan baku dengan rincian pekerjaan meliputi namun tidak terbatas yaitu jenis bahan baku yang dibutuhkan, bahan baku dikirim ke gudang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia  secara parsial sesuai Purchase Order yang diterbitkan, pengiriman bahan baku ke gudang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia selambat-lambatnya 30 puluh hari kerja setelah diterimanya Purchase Order, dan kerjasama bidang lain yang dipandang perlu dalam rangka sinergi.  

Maksud dari perjanjian ini adalah untuk menetapkan landasan hukum dan pedoman bagi Perum PNRI dengan Infomedia Nusantara untuk melaksanakan kerjasama dan sinergi, berdasarkan ketentuan, prosedur yang berlaku sesuai peran, kewenangan, tugas dan fungsi. 

Adapun tujuan dari perjanjian ini merupakan komitmen dalam rangka mewujudkan  hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah bagi Perum PNRI dan Infomedia Nusantara dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Govermance (GCG).   

Internal Workshop Proses Design ke Produksi

Workshop merupakan pertemuan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman diantara sejumlah peserta yang mempunyai keahlian atau profesi yang sama, guna meningkatkan pengetahuan atau memecahkan suatu masalah. 

Pada Sabtu 7 Oktober 2017, Internal Perum Percetakan Negara Republik Indonesia  melalui Departemen Transformasi Sumber Daya menyelenggarakan workshop yang bertajuk proses design ke produksi yang berlangsung di bangsal makan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Terdapat pembicara- pembicara mahir dalam bidangnya yang telah membagi ilmu, pengalaman dan ceritanya. 

Para pembicara yang hadir pada workshop ini adalah Bapak Triyadi Margono dari Unit Kerja Design yang mempresentasikan tentang kerja design yang telah berlangsung selama ini di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. lalu Koordinator Kepala Perum PNRI Cabang Jakarta Bapak Rido Najemi Sukri yang menjelaskan tentang pola pikir spesifikasi cetakan yang diwujudkan dalam proses cetak yang benar sesuai dengan keinginan pemesan. Dan yang terakhir Bapak Asep Riswanto dari PT WKI selaku narasumber eksternal yang mempresentasikan design antara kepentingan pelanggan dan produksi.    

Berbagai tahapan sudah dijalankan dalam workshop ini yaitu penjelasan tujuan pelaksanaan workshop yang ingin dicapai, perumusan berbagai macam masalah pokok yang ingin dibahas, penentuan prosedur teknis pemecahan masalah yang akan digunakan, pengupasan kulit permasalahan oleh para pembicara, penjalanan aktivitas diskusi, dan penentuan pemecahan masalah yang akan diambil. Adapun hasil dari pembahasan pelaksanaan workshop ini adalah berupa action plan antara lain, yaitu dibutuhkan pengetahuan atau pemahaman mengenai aplikasi proses produksi (Offset dan Smard Card ) melalui pelatihan atau training, pelatihan Colour Management

Adapaun maksud dan tujuan dari penyelenggaraan workshop proses design ke produksi ini adalah untuk memperbaiki flow atau aliran proses yang tersendat dari Unit kerja Marketing Support dan Unit Kerja Design ke Unit Produksi dan menyamakan mindset atau pola pikir, agar proses dimaksud dapat berjalan sesuai rencana dan tingkat produktifitas akan meningkat. Sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan keinginan atau harapan pelanggan  

Workshop ini sangatlah baik dilaksanakan, karena bisa menjadi momen untuk berbagi dan belajar, memecahkan masalah yang selama ini terjadi, lalu dapat menjadi sarana bersosialisai bagi karyawan maupun karyawati Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Diharapkan setelah diadakan workshop ini, para peserta yang mengikuti dapat meningkatkan keterampilan, membantu masalah operasional,membentuk loyalitas dan kerjasama yang menguntungkan,memperoleh kemajuan sebagai kekuatan yang produktif dalam Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan jalan mengembangkan kebutuhan keterampilan, pengetahuan dan sikap. 

 

PERJANJIAN KERJA SAMA ALIANSI PERUM PNRI DENGAN PT. CERYA RIAU MANDIRI PRINTING PERIHAL KERJA SAMA PRODUKSI PERCETAKAN

Dalam rangka menjalin kerjasama produksi percetakan, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Cerya Riau Mandiri Printing. Tepatnya pada tanggal 6 Oktober 2017 bertempat di ruang rapat utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia telah dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Bapak Djakfarudin Junus dengan Direktur Utama dari PT. Cerya Riau Mandiri Printing, Bapak Sofialdi. 

Dalam kesempatan ini Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus menjelaskan , pentingnya kerja sama ini dapat mempercepat kinerja dari produksi Perum PNRI dengan menambah mesin pre perso guna pencetakan kartu pintar.

Ruang lingkup kerjasama antara Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT Cerya Riau Mandiri Printing meliputi kerjasama percetakan kartu, dengan produk meliputi namun tidak terbatas pada Kartu Tani, Kartu Medik, Kartu BUMN, Kartu Seluler, Kartu ATM. Selanjutnya PT Cerya Riau Mandiri Printing bersedia menempatkan mesin- mesin yang dibutuhkan oleh Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Mesin-mesin tersebut adalah milik PT Cerya Riau Mandiri Printing yang ditempatkan di Perum PNRI.

Tujuan perjanjian ini merupakan komitmen dalam rangka mewujudkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah bagi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia maupun PT. Cerya Riau Mandiri Printing dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

Adapun maksud dari perjanjian ini adalah untuk menetapkan landasan hukum dan pedoman bagi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT. Cerya Riau Mandiri Printing berdasarkan ketentuan dan prosedur yang berlaku sesuai peran, kewenangan, tugas dan fungsi.
     

PENYERAHAN BANTUAN KEPADA SANG MOTIVASI DIFABEL

Meski kondisi tubuh tak normal, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penyandang difabel yang penuh keterbatasan. Dibalik keterbatasan fisik, mereka tentunya mempunyai tekad baja yang tertanam dan kadang justru malah melebihi orang normal pada umumnya. Mereka tak mau dibelas kasihani, tapi mereka bangun dan bangkit untuk berbuat sesuatu, berkarya serta bekerja.

Sebuah tindakan heroik dan penuh dengan keberanian, ada pada diri Untung Romansyah, seorang pria penyandang Difabel yang berasal dari Desa Kertanegara Sidu Mulyo, Kecamatan Karang Anyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang mempunyai keinginan berkeliling Indonesia untuk memberi dukungan kepada sesama penyandang difabel dan turut memperjuangkan hak bagi sesama penyandang difabel yang lain di wilayah yang nanti ia akan singgahi.

Keterbatasan fisik yang ia alami tak membuat pudar semangatnya dalam mengejar mimpinya untuk berkeliling Indonesia dengan sepeda motor roda tiga yang telah ia modifikasi. Selama dalam perjalanan yang sudah ditempuh sejauh ini, ia mengaku tak menemukan kendala apapun. Dia justru mendapatkan dukungan dan simpati dari berbagai kalangan, termasuk instansi pemerintah yang dikunjunginya. Rabu siang, tepatnya pada tanggal 4 oktober 2017,  pria setengah baya ini tiba di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sebelum melanjutkan perjalanannya.

Ditemui Bapak Dharsono Wibowo selaku Kepala Seksi Komunikasi dan Budaya Korporasi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, memberi bantuan kepada Bapak Untung. Mudah- mudahan dengan sedikit bantuan yang telah diberikan dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, bisa membantu Bapak Untung dalam mencapai tujuannya untuk berkeliling Indonesia hingga dapat memecahkan rekor Muri dan mensuarakan hak- hak dari penyandang difabel lainnya.    

 

UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA DI PERUM PNRI

Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Tak heran jika dalam perjalanan bangsa Indonesia tercatat berbagai peristiwa sejarah mengenai lambang negara Indonesia ini.Pancasila tidak hanya merupakan sumber peraturan perundang-undangan melainkan juga sebagai sumber moralitas terutama dalam hubungan dengan hukum, serta kebijakan dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. Selain Kelahiran Pancasila masyarakat Indonesia juga mengenal hari Kesaktian Pancasila.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari bentuk pengakuan atas keberhasilan Bangsa Indonesia mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa di era 1960-an. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan Kesaktian Pancasila itu sendiri. Pada tanggal 1 Oktober Rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan diadakannya upacara di berbagai instansi pemerintah.

Melihat pentingnya mengenang peristiwa tersebut, Perum PNRI melaksanakan kegiatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Djakfarudin Junus bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2017, yang berlangsung di halaman parkir gedung utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Upacara yang diisi dengan pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945 dan Pembacaan Naskah Doa, berlangsung dengan khidmat. Upacara dilaksanakan pada hari Senin 2 oktober 2017 yang juga  bertepatan dengan hari Batik Nasional, oleh karena itu seluruh peserta upacara mengenakan baju batik.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sendiri sangatlah wajib kita ketahui agar sejarah yang telah terjadi tidak memudar. Selain itu tujuan memperingati hari bersejarah ini, agar kita tahu cara menghargai pejuang yang telah mempertahankan ideologinya untuk negara tercinta ini.

Di sisi lain, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk menanamkan jiwa-jiwa nasionalisme dan menyampaikan tentang nilai- nilai luhur. Mungkin upacara untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila tidak sebanding dengan perjuangan para pejuang pada masa lalu. Namun dengan cara inilah kita dapat memelihara makna Kesaktian Pancasila agar tidak luntur.

Subcategories