HomePublikasiBerita

Solo Book Fair 2017

Guna meningkatkan minat baca dari kalangan remaja dan para pelajar, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Solo menyelenggarakan Solo Book Fair 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 17 November hingga 19 November 2017 bertempat di Solo Paragon Mall.
Lokananta menjadi salah satu peserta yang ikut serta dalam pameran buku yang terlengkap, termurah dan terbesar di kota Solo ini. Event ini menjadi ajang pertama bagi Lokananta dalam pameran Solo Book Fair. Selain Lokananta peserta pameran juga berasal dari 20 penerbit buku, komunitas rumah baca, perpustakaan, serta institusi-institusi di bidang pengarsipan.

Acara yang diselenggarakan di Solo Paragon Mall ini juga diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari lomba menggambar, mewarnai, serta berbagai kegiatan diskusi. Selama tiga hari pelaksanaan para pengunjung mall terlihat antusias mengunjungi berbagai stand serta booth dari para peserta, tak terkecuali stand milik Lokananta. Selain menawarkan berbagai produk seperti kaset, cd dan merchandise, ajang Solo Book Fair ini juga dapat menjadi media untuk mempromosikan Lokananta serta membangun relasi dan networking dengan berbagai pihak.

Puluhan siswa dari beberapa sekolah di Kota Solo, Jawa Tengah, juga turut menyemarakkan kegiatan Solo Book Fair 2017 ini. Para siswa terlihat asyik membaca buku-buku, baik buku cerita maupun buku pelajaran. Acara ini diharapkan mampu memacu dan memicu masyarakat untuk gemar membaca khususnya pelajar.

Membaca adalah bagian hidup yang harus digencarkan untuk memacu dan memicu kecerdasan bangsa. Keberadaan perpustakaan sebagai taman baca, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup masyarakat. Selain memfasilitasi masyarakat untuk menggali ilmu pengetahuan,melalui perpustakaan diharapkan generasi muda bisa mengenal dan memahami sejarah kota. Kegiatan ini juga menjadi ajang promosi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sebagai sumber informasi bagi masyarakat Surakarta.





Upacara Peringatan Hari Ibu

Ibu merupakan seseorang yang mencintai tanpa syarat, orang yang membangun karakter dan menyembuhkan hati yang luka, orang yang membuat dan menjaga memori indah, orang yang dicintai dengan penuh kasih dan kekaguman. Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan di hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2017, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Upacara Bendera memperingati Hari Ibu. Direktur Pemasaran, Umum dan SDM Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Ibu RR. Alfiatun Sarasati bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ibu ke 89 tahun 2017, yang berlangsung di halaman gedung utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Upacara yang diisi dengan pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945 dan Pembacaan Naskah Doa, berlangsung dengan khidmat, Upacara dilaksanakan pada hari Jumat 22 Desember 2017. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kaum perempuan, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Oleh karena itu petugas upacara pada Hari  Ibu adalah karyawati dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. 

Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember ini, dapat meningkatkan peran perempuan Indonesia khususnya di Perum Percetakan Negara  Republik Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Juga meningkatkan peran serta instansi pemerintah dan non pemerintah untuk menempatkan perempuan pada posisi pengambil kebijakan yang responsif gender.

Adapun arti penting lainnya dari Peringatan Hari Ibu adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.
 





Kegiatan Indonesia Youth Conference 2017

 

Sebagai organisasi yang terus berupaya menghubungkan anak muda dengan beragam komunitas dalam mengembangkan minat positifnya, Sinergi Muda bersama Kibar menyelenggarakan Indonesian Youth Conference (IYC) 2017 pada Sabtu, 16 Desember 2017 yang berlangsung di Townsquare Cilandak, Jakarta. Mengusung tagline “Kami Masa Depan”, Indonesian Youth Conference 2017 hadir dengan konsep baru dan lebih seru, dengan mengajak anak muda Indonesia untuk berpartisipasi langsung dalam beragam kegiatan,seperti Talk Show,Workshop,Public Discussion, Music and Cultural Performance, Art Space, Community Expo, juga Career Expo. Dari sisi tagline IYC tahun ini, penyelenggara ingin mengajak anak-anak muda yang ingin menggali potensinya masing-masing di masa depan secara bersama-sama dengan anak muda lainnya.

Dalam acara ini, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia turut andil dengan menjadi salah satu sponsorship dengan mencetak berbagai kebutuhan logistik panitia seperti piagam, sertifikat, id card, Cue card, Flyer dan lain-lain. Di hari pelaksanaanya perwakilan dari PNRI Youth Club sebagai wadah karyawan muda Perum Percetakan Negara Republik Indonesia juga turut hadir dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan penyelenggara.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, Indonesian Youth Conference 2017 memiliki lebih dari 20 sesi seminar yang dibagi ke dalam tiga format, yakni Talk Show, Workshop, dan Public Discussion. Beberapa topik yang dibawakan seputar Politik, Disabilitas, Industri Kreatif, Social Media Strategy x Hoax, Konflik dan Kekerasan, Energi Terbarukan, Data Awareness, hingga Financial Planning.

Menciptakan perubahan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karenanya, agar continuous improvement yang sedang dilakukan makin berdampak, kolaborasi pun dibutuhkan. Sinergi Muda bersama KIBAR membantu anak muda Indonesia untuk menemukan dan mengembangkan potensi, serta berkolaborasi demi masa depan yang lebih baik, lewat IYC 2017. Selain menggandeng KIBAR, Sinergi Muda juga bekerja sama dengan Rumah Millennials, Youth of Indonesia, Youth Manual, Kreavi, Musik Bagus Day, dan Nusantara Media. Baik Sinergi Muda maupun Kibar percaya bahwa anak muda Indonesia memang memiliki peranan penting di masa depan.

 

Kunjungan Kerja Menteri Sosial RI dan HIMBARA

Menindaklanjuti kunjungan kerja Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Bapak Harry Hikmat beserta jajarannya, pada Jumat 15 Desember 2017 Perum Percetakan Negara Republik Indonesia kembali mendapat kunjungan khusus dari Menteri Sosial Republik Indonesia Ibu Khofifah Indar Parawansa dan jajaran direksi HIMBARA dalam rangka meninjau perkembangan proses pencetakan Kartu Bansos. Kunjungan Kerja Menteri Sosial dengan para Direksi Bank HIMBARA tersebut, diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus beserta jajarannya. Diawali dengan rapat internal, dilanjutkan dengan mengunjungi Pabrik Smard Card dengan meninjau secara langsung proses personalisasi dan juga pengemasan KKS sebelum di distribusikan. Setelah melakukan kunjungan ke ruang perso, Menteri Sosial Republik Indonesia, Direksi Anggota HIMBARA dan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, melakukan konferensi pers di ruang rapat Direksi Perum PNRI.

Bank HIMBARA (BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN) menjadi mitra pelaksana bank penyalur bansos sesuai dengan Perpres 63 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Bansos Non Tunai. Lebih lanjut, Ibu Khofifah memaparkan, untuk memastikan perluasan bantuan sosial tersebut sesuai rencana, Kementerian Sosial telah menambah jumlah pendamping sebanyak 17.115 orang. Jumlah tersebut untuk mengimbangi penambahan KPM, PKH yang akan bertambah menjadi 10 juta di tahun 2018 dari sebelumnya yang hanya 6 juta.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Percetakan Negara Bapak Djakfarudin Junus mengatakan pihak Perum PNRI sebagai pendukung dari sisi produksi, prosesnya berjalan dengan sangat lancar, semua ini atas kerjasama dengan pihak Kementerian Sosial RI dan HIMBARA yang sangat baik, sehingga Perum PNRI tidak menghadapi hambatan yang berarti, semuanya bisa diatasi dengan sangat cepat dan baik. Semoga dengan adanya kunjungan ini makin memperkuat sinergi BUMN dan juga sinergi BUMN dengan Pemerintah sehingga dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan juga negara.




Kunjungan Dirjen Kemensos RI

Sebagai bagian dari tindak lanjut / progress dalam pencetakan Kartu Bantuan Sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada tanggal Rabu 6 Desember 2017 Perum Percetakan Negara Republik Indonesia kembali mendapat kunjungan kerja dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Bapak Harry Hikmat beserta dengan jajarannya. Dalam kunjungannya kali ini, Bapak Harry Hikmat memastikan, pada 2018 nanti Pemerintah akan menambah jumlah penerima manfaat Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dari 6 juta menjadi 10 juta keluarga. Sebagaimana diketahui saat ini, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia telah menyeselesaikan produksi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Kartu Keluarga Sejahtera adalah salah satu program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang bertujuan untuk dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia

Kesiapan kartu bansos 2018, saat ini telah sampai pada tahap validasi data yang dilanjutkan dengan proses personalisasi Kartu Keluarga Sejahtera yang nanti diserahkan ke penerima bansos. Personalisasi ialah pencantuman nama dan data penerima bansos pada Kartu Keluarga Sejahtera. Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sendiri dapat melakukan proses personalisasi hingga 200 ribu kartu setiap hari dan siap menambah kapasitas produksinya sebesar 1,6 juta agar penyaluran bantuan sosial tahun 2018 bisa mencapai 15,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setelah melakukan pertemuan di ruang Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Dirjen Perlindungan  dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Bapak Harry Hikmat beserta jajarannya kembali berkunjung keruang Smard Card, melihat proses terkait pembuatan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan kartu lainnya.

Ini telah menjadi sinergi yang sangat baik antar BUMN dan sinergi BUMN dengan pemerintah. Dengan pekerjaan kartu yang melebihi harapan Pemerintah, kredibilitas Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dimata pemerintah akan semakin terpercaya khususnya dalam mendukung program kerja pemerintah, mengingat kapasitas dan kualitas yang dimiliki oleh Perum PNRI memenuhi spesifikasi. Melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diharapkan Bansos dan bantuan pangan yang disalurkan non tunai dapat tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi dan bantuannya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia


Subcategories