HomePublikasiBerita

Live session Band Soloensis di Lokananta

    Soloensis merupakan salah satu Band asal kota Solo, Band yang terbentuk sejak tahun 2008 ini sempat mengalami pergantian personel. Setelah melalui proses transformasi yang cukup panjang akhirnya Soloensis menetapkan formasi paten, yakni : Gema Isyak Adam (Vocalist/Lead Guitar), Pungkas Pinundi (Vocal/Rhytm), Janu Joni (Bass), Galang D Biondi (Drum), Soal musik mereka memang jago dalam membawakannya. Kelincahan dalam memainkan alat-alat musik, itulah yang membuat mereka di gemari oleh penduduk Solo. Tak kalah lagu yg mereka bawakan sangatlah membuat kuping kita tak bosan untuk mendengarkan. Mereka semua memang pantas menjadi kebanggaan dari kota tercinta ini yaitu Surakarta Hadiningrat. Dari tahun ke tahun Soloensis telah merilis album maupun single yang mereka garap semaksimal mungkin agar para pendengar merasa puas.

    Untuk menandai perjalanan kariernya yang sudah memasuki usia 10 tahun, Soloensis mengadakan sebuah sesi rekaman audio visual di studio Lokananta. Pada Live Session kali ini, Soloensis menggandeng duo Jungkat Jungkit untuk berkolaborasi memainkan dua buah materi lagu, yaitu “Renovasi Dini” dan “Youth”. Dengan perangkat sound yang minimalis, Soloensis melakukan perekaman secara tertutup pada hari Rabu, tanggal 31 Januari 2018. 
 

Liputan dan interview program MLD Spot – NET TV

 

  MLD Spot adalah program magazine blockingan produk Djarum yang dipandu oleh seorang reporter. Program ini membahas 4 pilar diantaranya inspiring people, inspiring product, inspiring communities dan inspiring place. Dalam setiap edisinya program ini akan diselingi oleh musik perform.

 

  Acara ini akan tayang di NET TV setiap hari Minggu pukul. 22.00 WIB dengan durasi tayang selama 30 menit. Pada edisi Lokananta ini kegiatan syuting dilaksanakan pada tanggal 23 dan 24 Januari 2018 dengan agenda pada hari pertama adalah sesi interview dengan Kepala PNRI cabang Surakarta, Lokananta dan pengambilan gambar untuk live perform di hari kedua.

 

Success Story Unit Kerja Marketing

    Awal Februari 2018 lalu merupakan awal tahun yang baik bagi Tim Marketing PNRI, pasalnya mereka baru saja mendapat apresiasi dari Direksi karena telah berhasil meraih kemenangan lelang setelah hampir lima tahun menunda keberhasilan. Proses lelang yang melalui sistem LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dari LKPP ini bersumber dari lembaga Sekretariat Militer. Proses lelang dimulai di akhir bulan Januari 2018 dan berlangsung selama dua minggu. Kegiatan lelang melalui pagu Kementerian Keuangan ini mengadakan pengadaan untuk pengerjaan Dokumen Sekuriti, seperti Piagam Penghargaan, Map, dan Sertifikat dengan nilai HPS yaitu sebesar 3,1 Milyar. Penilaian yang ketat mengharuskan calon pemenang memenuhi berbagai persyaratan, tidak hanya dari kesesuaian harga penawaran dengan HPS, melainkan juga secara administrasi, fitur sekuriti, serta kesesuaian spesifikasi teknis dan kapasitas produksi harus disesuaikan dengan kebutuhan lembaga tersebut.

    Proses kepesertaan PNRI sendiri diawali dengan mendownload RKS (Rencana Kerja dan Syarat-syarat), penunjukan AO (Account Officer) oleh Kepala Divisi Marketing, dan dilanjutkan dengan rapat tim. Untuk tim lelang Sekmil ini terdiri dari Pak Johansyah selaku AO, Pak Tahyan untuk kelengkapan dokumen dan legalitas, Pak Zaenal dan Putra untuk tim kalkulasi, Ibu Ari dari pengadaan, Ibu Ani dari keuangan untuk permodalan, dan Pak Toto W Pudjianto dan Adhi Taruno dari produksi. Peningkatan fasilitas dan peralatan produksi milik PNRI juga menjadi faktor pendukung keberhasilan lelang kali ini, karena keberadaan mesin-mesin baru ini mendukung spesifikasi instrumen yang disyaratkan oleh lembaga tersebut, salah satunya mesin printing 6 warna.

    Di era digital seperti saat ini, PNRI dihadapkan pada tantangan kecepatan kerja, tim lelang melalui aplikasi INAPROC, selalu siap memonitor proyek pengadaan pemerintah, dan tim lelang saat ini juga baru saja memenangkan lelang dari KPU Bekasi, dan pengadaan selanjutnya dari Kemenkes, dan Kemendikbud. Melalui dukungan dari semua pihak terkait kesesuaian spesifikasi, kapasitas produksi, pengadaan, dan unit lainnya diharapkan akan terus bertambah tim-tim lelang yang sukses lainnya


Eksistensi Unit Kerja TI Di Era Digital

    Peranan Teknologi dalam sebuah perusahaan sangatlah penting, terutama pada zaman sekarang ini yang menuntut semuanya serba cepat dan praktis. Karena itu tepat jika dikatakan bahwa, sebuah perusahaan tidak dapat lepas dari teknologi dalam membantu kinerjanya. Perum Percetakan Negara RI saat ini telah memiliki Unit Kerja Teknologi Informasi (TI) , dimana unit ini sangatlah berperan penting bagi kemajuan teknologi yang dimiliki perusahaan. Bapak Ismail Harun Amali, selaku Koordinator unit Informasi Teknologi Perum Percetakan Negara RI, menjelaskan bahwa unitnya memiliki visi dan misi demi memajukan perusahaan. 

    Demi dapat melaksanakan visi dan misi yang telah ada, unit kerja TI memiliki strategi demi mewujudkannya diantaranya adalah, meningkatkan kemampuan tenaga kerja TI, membuat media promosi produk TI, memberikan pengetahuan tentang produk TI kepada pemasaran/penjualan dan menggunakan pendekatan solusi teknologi informasi terhadap kebutuhan pelanggan. Document Management System merupakan salah satu bidang bisnis Perum Percetakan Negara RI, yang saat ini tengah dijalankan dan terus dilakukan pengembangan, baik dari segi pengembangan fitur maupun konten yang digunakan demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan. Selanjutnya Inovasi terbaru yang telah dibuat oleh Unit Kerja TI Perum Percetakan Negara RI adalah kartu E-Registration, yang kini tengah dikembangkan oleh Unit Kerja Teknologi Informasi Perum PNRI melalui teknologi multimedia dalam bentuk aplikasi.

    Penguasaan yang kurang terhadap Teknologi Informasi, proses bisnis yang masih konvensional dan Infrastruktur teknologi informasi yang belum memadai merupakan beberapa kendala yang terjadi di internal unit kerja Teknologi Informasi Perum Percetakan Negara RI. Ditahun 2018 ini unit kerja Teknologi Informasi berharap seluruh karyawan dapat memanfaatkan secara maksimal Teknologi Informasi dalam melaksanakan tugas-tugasnya




Penyerahan ID Card BUMN

Sejak awal Peluncurannya pada tanggal 17 April 2017, ID Card karyawan BUMN telah menjelma dan menjadi Multifungsi. Tak hanya sebagai kartu tanda pengenal, kini ID Card Karyawan BUMN telah bertransformasi menjadi kartu Identitas Multifungsi yang kini disebut dengan “Kartu BUMN”. Selain sebagai kartu identitas, Kartu BUMN juga dapat berfungsi sebagai alat pembayaran (uang elektronik), kartu program loyalty (pengumpulan, transfer, dan penggunaan poin di antar BUMN), serta kartu fasilitas seperti akses ke infrastruktur perusahaan maupun ke fasilitas layanan kesehatan.

Tepat pada tanggal 14 Februari 2018 diadakan kegiatan Ceremonial Penyerahan Kartu BUMN atau ID Card BUMN dari Bank BRI Cabang Jatinegara kepada Perum PNRI, dan telah diserahkan sebanyak 354 kartu ID Card BUMN dari Pihak Bank BRI kepada Perum PNRI.

Pencetakkan kartu ID Card BUMN tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Perum PNRI dan Bank BRI Cabang Jatinegara. Dihadiri oleh Kepala Cabang BRI Jatinegara Bpk I Nyoman Gede Artha beserta stafnya.

Sejak awal kemunculannya tersebut Menteri BUMN Ibu Rini M Soemarno mengatakan, Kartu BUMN hadir sebagai implementasi visi untuk mensinergikan keunggulan BUMN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat portfolio bisnis BUMN, terutama bidang financial, e-Commerce, dan digital platform dengan kerjasama antar BUMN.

Program ini memungkinkan karyawan BUMN dan anggota keluarganya untuk memperoleh manfaat maksimal dari program promosi antar BUMN. Dengan adanya Kartu BUMN, maka BUMN akan dapat semakin mengembangkan bisnisnya dengan penggunaan dan promosi oleh jutaan orang Karyawan BUMN dan keluarganya.

Di samping itu, kehadiran Kartu BUMN juga akan mendorong roadmap pengembangan bisnis yang mengarah ke pembentukan National Payment Gateway. Kehadiran kartu BUMN diharapkan dapat memberikan dan menghadirkan berbagai manfaat yang dapat dirasakan secara langsung bagi seluruh karyawan BUMN dan Kementerian BUMN, maupun anggota keluarganya.

Subcategories