HomePublikasiBerita

Pelatihan Kearsipan Perum PNRI

Jakarta, 2 Maret 2019, Kearsipan secara umum adalah suatu proses pengaturan dan penyimpanan bahan-bahan atau warkat secara sistematis, sehingga bahan-bahan tersebut dapat dicari dengan cepat atau diketahui tempatnya setiap diperlukan

Dalam rangka meningkatkan kualitas kearsipan di Perum Percetakan Negara RI, melalui Unit Transformasi Sumber Daya, Perum PNRI bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia untuk melakukan in house training selama satu hari penuh di Perum PNRI. Sebagaimana diketahui kearsipan di sebuah Instansi Pemerintah maupun Swasta sangat penting sekali guna menjaga dokumen-dokumen instansi/perusahaan.

Definisi kearsipan lainnya adalah pengelolaan catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi yang memiliki nilai kegunaan dengan teratur dan terencana baik itu arsip yang dibuat maupun diterima, agar mudah ditemukan kembali jika diperlukan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Perum PNRI beserta para General Manager dan juga perwakilan dari masing - masing unit kerja yang menangani surat menyurat/kearsipan. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama yaitu pemaparan materi mengenai kearsipan mulai dari pengantar, penyelenggara kearsipan, lingkup penyusutan arsipsanksi dll, oleh Direktur Kearsipan, Azmi dilanjutkan sesi kedua bimbingan teknis rubrikasi, pengkategorian arsip, dsb oleh Arsiparis Madya ANRI, Supranti.

Mengingat Perum PNRI adalah Badan Usaha Milik Negara tentunya terdapat dokumen-dokumen negara yang sangat penting, sehingga dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi Perum PNRI untuk lebih meningkatkan kembali kualitas kearsipannya.

Kongres & Musyawarah Nasional FHBUMN 2019

Forum Humas BUMN (FHBUMN) kembali menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) setelah sebelumnya dilakukan pada tahun 2016 di Yogyakarta. Munas kali ini bertempat di Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung dihadir oleh lebih dari 80 Humas BUMN. Kongres & Munas ini bertujuan untuk melahirkan gagasan, inspirasi dan pemikiran pada tataran strategis dan operasional Humas BUMN, agar saling bersinergi dan memahami bidang kerja masing-masing.

Acara munas dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Bagimu Negeri pemilihan Ketua Umum (Ketum), pengesahan AD ART, laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, serta pembentukan Tim Formatur untuk menyiapkan pengurus yang akan datang.

Tema munas kali ini adalah The Future of PR: Hadapi Tantangan Humas di Masa Depan menghadirkan pembicara-pembicara yang sudah berpengalaman, Diantaranya Wakil Direktur Bank BRI, Sunarso, Direktur Pemasaran & Pelayanan Angkasapura I, Devy Suradji Direktur Utama Pelindo I, serta pejabat-pejabat BUMN lainnya. Munas ini dipimpin oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra sekaligus penasihat senior dan majelis pertimbangan organisasi FH BUMN.

Dalam pemilihan pengurus, Secara aklamasi Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri terpilih menjadi Ketua Forum Humas BUMN, menggantikan Ahmad Reza. Humas Perum PNRI, Rohmat menghadiri acara tersebut bersama Sekretaris Perusahaan Perum PNRI, Lady Meidiana. Sebagai bentuk partisipasi pada kongres dan munas tersebut, Lady Meidiana terpilih sebagai formatur untuk  kepengurusan Forum Humas yang baru.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini, pada hari terakhir rombongan FHBUMN melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Jawa Barat guna melakukan workshop/sharing session dengan humas Pemprov Jawa Barat.

Forum Humas BUMN, menurut Hambra harus menjadi perpanjangan tangan Kementerian BUMN dalam membantu meng-counter berita-berita negatif mengenai BUMN.

BUMN Great Leaders Camp

Bandung, 10 Maret 2019 Forum Human Capital Indonesia (FHCI) digandeng oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan BUMN Great Leaders Camp tanggal 10-12 Maret 2019 di Sespim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) POLRI Lembang, Jawa Barat. Acara tersebut selain dihadiri oleh Menteri BUMN, Rini M Soemarno, turut dihadiri juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI, Jendral TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H. dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. sebagai pembicara.

Dirut Perum Percetakan Negara RI, Djakfarudin Junus yang mengikuti kegiatan tersebut Selama 3 (tiga) hari berturut-turut dengan para Dirut BUMN lainnya sangat antusias dengan kegiatan dimaksud.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN menyebutkan kondisi BUMN selama 4 tahun terakhir diyakini semakin kuat dan kokoh seiring kinerja yang terus bertumbuh sebagaimana laporan kinerja BUMN sepanjang tahun 2018. Oleh karenanya sinergitas yang dibangun melalui pencanangan "One Nation, One Vision, One Family, to Excellence" perlu terus dikembangkan oleh seluruh insan BUMN.

BUMN Great Leader Camp menghadirkan 181 peserta, dengan rincian 152 orang Dirut, 4 Wakil Dirut, 25 Eselon I dan II Kementerian BUMN, dan 4 pemimpin redaksi.

Selain itu juga, sebagai bukti kepedulian BUMN kepada masyarakat, masih merupakan rangkaian kegiatan BUMN Great Leader Camp, melalui program Societal Need Orientation (SNO), dimana setiap BUMN berkelompok melakukan kegiatan sosial kepada masing daerah yang ada di sekitar lokasi kegiatan. Masing-masing BUMN berkomitmen dihadapan aparat dan pejabat desa setempat untuk memenuhi kebutuhan yang ada. 

Semoga dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN ini, dapat memberikan manfaat yang positif untuk kemajuan seluruh BUMN dan kesejahteraan masyarakat.

RAKOR BUMN 2019

Jakarta, 28 Februari 2019, Kementerian Badan Usaha Milik Negara menggelar rapat koordinasi (rakor) BUMN di Jakarta Convention Centre (JCC). Rapat koordinasi ini dihadiri 154 BUMN. Menteri BUMN Rini M Soemarno menuturkan, tujuan rakor BUMN untuk mengevaluasi performa BUMN selama 4 tahun. Seluruh BUMN juga membahas sinergi yang perlu dilakukan ke depan.

Seluruh Direksi dan Komisaris BUMN diundang pada rakor tersebut, termasuk seluruh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perum Percetakan Negara RI, juga turut menghadiri rapat tersebut. Acara yang digelar mulai dari siang sampai dengan sore hari ini, selain dihadiri Menteri BUMN, turut pula hadir Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Kementerian BUMN. Menteri BUMN menyampaikan, Ini adalah komitmen BUMN bahwa tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tapi kita juga punya tanggung jawab dalam mensejahterakan masyarakat juga,"

Menteri BUMN, Rini M Soemarno juga memaparkan kinerja BUMN selama 4 Tahun menunjukan perkembangan yang baik. "Kompetisi lebih berat, sinergi harus lebih ditingkatkan. Holding juga harus jalan, supaya efisiensi keuangan dan operasional bisa berjalan baik," ungkapnya.

Selain itu, disampaikan pula Kementerian BUMN juga akan merayakan hari ulang tahun bersama seluruh BUMN dengan menggelar sejumlah kegiatan sosial dan edukatif yang menarik sepanjang Maret - April 2019.

Semoga dengan semakin lebih ditingkatkannya sinergi antar BUMN, Perum Percetakan Negara RI dan BUMN lainnya semakin maju.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama

Manajemen Perum Percetakan Negara RI bersama Serikat Karyawan Perum Percetakan Negara RI menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2019 – 2021.

Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI, Djakfarudin Junus dengan Ketua Serikat Karyawan Perum Percetakan Negara RI Anggraeni Mutiasari serta disaksikan Pejabat Suku Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI, Djakfarudin Junus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas terwujudnya Perjanjian Kerja Bersama ini, Beliau juga menekankan kepada seluruh karyawan untuk terus bersemangat dan bekerja sama dengan baik demi memajukan Perusahaan.

Sementara itu Anggraeni Mutiasari, Ketua Serikat Karyawan Perum Percetakan Negara RI dalam sambutannya mengatakan dukungannya terhadap manajemen karena telah memiliki satu pandangan yaitu memajukan perusahaan sebagai sarana dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Penandatanganan PKB ini merupakan hasil kesepakatan antara Manajemen dan Serikat Karyawan Perum Percetakan Negara RI yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan bekerja dan berusaha, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Keharmonisan antara manajemen dan karyawan sangat dibutuhkan. Karena dengan hubungan yang terjalin harmonis, karyawan akan nyaman bekerja dan loyal pada perusahaan.

Dengan ditandatanganinya PKB ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam hubungan industrial, sehingga tercipta kondisi yang kondusif dan harmonis yang dapat meningkatkan kualitas produk dan produktivitas perusahaan.

Subcategories