HomePublikasiBerita

Kegiatan Penyembelihan Hewan Kurban Perum PNRI

Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Momentum Hari Raya Idul Adha (Hari Raya Kurban) merupakan pembelajaran pengorbanan dan ujian keimanan terberat sepanjang sejarah peradaban manusia, yang diperankan oleh  Nabi Ibrahim, AS. dan Nabi Ismail, AS. Ketaatan Nabi Ibrahim, AS, serta keikhlasan dan kesabaran Nabi Ismail, AS, dalam menjunjung tinggi perintah Allah, SWT mengundang kekaguman bagi setiap umat. Peristiwa besar dan Agung tersebut tentunya mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang sangat berharga bagi seluruh umat manusia untuk dipahami dan diteladani dalam menjalankan kehidupan dialam semesta ini.

Sebagai umat muslim yang beriman yang mampu hendaknya untuk berkurban. Karena berkurban merupakan salah satu tanda ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan sekaligus dapat dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan cara bersedekah. Dalam menyempurnakan ibadah pada hari raya Idul Adha Perum Percetakan Negara RI juga bekerjasama dengan pengurus masjid Nurul Yaqin dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Penyerahan hewan kurban tersebut diberikan secara simbolis oleh Direktur Utama Perum PNRI Bpk Djakfarudin Junus dan Direktur Keuangan dan Produksi Bpk Satrijo Sigit Wirjawan kepada pengurus masjid nurul yaqin untuk dilakukan penyembelihan pada hari sabtu tanggal 2 September 2017, selanjutnya untuk diserahkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Semoga dengan diadakanya kegiatan sholat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban dapat menjadikan Perum PNRI menjadi lebih barokah dan diberikan kemudahan-kemudahan dalam setiap proses pekerjaan yang dijalani.
 



Kunjungan Menteri Sosial RI dan HIMBARA

Sebagai bagian dari tindak lanjut proses pencetakan kartu Bantuan Sosial (bansos) yang berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran direksi bank-bank anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara mengunjungi Perum Percetakan Negara RI (PNRI) untuk memantau kebaradaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) menuju 10 juta penerima Bantuan Sosial (Bansos) pada hari Jumat tgl 25 Agustus 2017.

Diterima oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI Bpk Djakfarudin Junus beserta jajaran Direksi, Ibu menteri Khofifah Indar Parawansa bersama Direksi dari HIMBARA mengunjungi Pabrik smart card untuk melihat dan memantau proses pencetakan kartu Bansos. Bank HIMBARA telah memesan kartu kepada Perum Percetakan Negara RI dan kartunya saat  ini telah siap hingga 14 juta kartu. Jumlah tersebut melebihi rencana penyaluran tahun 2018 sebanyak 10 juta penerima manfaat bantuan sosial. PNRI sendiri siap menambah kapasitas produksinya sebesar 1,6 juta agar penyaluran bantuan sosial tahun 2018 bisa mencapai 15,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selanjutnya, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI Bpk Djakfarudin Junus pada kesempatan konferensi pers juga menyampaikan bahwa “dari Pihak Perum PNRI sebagai pendukung dari sisi produksi, prosesnya berjalan dengan sangat lancar, semua ini atas kerjasama dengan pihak Kementerian Sosial RI dan Himbara yang sangat baik, sehingga Perum PNRI tidak menghadapi hambatan yang berarti, semuanya bisa diatasi dengan sangat cepat dan baik”.
Ini bisa menjadi sinergi yang sangat baik antara BUMN dengan Kementerian, khususnya bagi Perum PNRI atas hasil pekerjaan kartu yang melebihi harapan pemerintah, kredibilitas Perum PNRI dimata Pemerintah akan semakin terpercaya khususnya dalam mendukung program Pemerintah. Kedepan setelah sukses dengan pencetakan kartu Keluarga Sejahtera ini (KKS) ini, Pemerintah akan melanjutkan projek serupa dan akan menjadi peluang bisnis yang baik bagi Perum PNRI.

Upacara Bendera Peringatan Hari kemerdekaan RI Ke 72

 

 

Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan kewajiban bagi setiap warga di Indonesia. setiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya dimaknai berbeda oleh setiap orang. Kemerdekaan adalah buah pengorbanan jiwa dan raga para pejuang bangsa Indonesia. Perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya berhenti dengan pengucapan proklamasi kemerdekaan 72 tahun yang lalu, yang terpenting adalah bagaimana kita meneruskan perjuangan  itu dan mengisinya  dengan hal-hal positif melalui bekerja bersama dan sungguh-sungguh, berkarya dengan melahirkan berbagai inovasi baru bagi Indonesia.

Perum Percetakan Negara RI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), juga turut melaksanakan Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan pada Tanggal 17 Agustus 2017 dengan melaksanakan Upacara Bendera, di halaman Gedung Utama Perum Percetakan Negara RI. Upacara tersebut dipimpin oleh Direktur Utama, Bapak Djakfarudin Junus. sama dengan tahun sebelumnya, pada upacara HUT RI yang ke 72 ini, mengacu kepada susunan upacara HUT RI yang ke 72 Kementerian BUMN, Inspektur Upacara tidak memberikan sambutan. Akan tetapi tata tertib wajib Upacara HUT RI tetap dilakukan dan berjalan dengan khidmat.

Ada yang sangat menarik dan sangat berbeda pada Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 72 ini. Dimana yang menjadi petugas upacara yaitu para kepala divisi/setingkat kepala divisi Perum PNRI, akan tetapi tidak mengurangi ketertiban dan ketentuan pada saat upacara berlangsung, karena satu minggu sebelumnya para kepala divisi ini secara terus menerus melakukan latihan upacara setiap sore menjelang jam pulang kerja di halaman depan gedung utama Perum PNRI. Selain itu, semangat para kepala divisi ini sangat luar biasa.

Program Seleksi Calon Jama’ah Haji Perum PNRI

 

 

Agama Islam bertugas mendidik dhahir manusia, mensucikan jiwa manusia, dan membebaskan diri manusia dari hawa nafsu. Dengan ibadah yang tulus ikhlas dan aqidah yang murni sesuai kehendak Allah, insya Allah kita akan menjadi orang yang beruntung.Ibadah dalam agama Islam banyak macamnya, Haji adalah salah satunya, yang merupakan rukun islam yang kelima. Ibadah haji adalah ibadah yang baik karena tidak hanya menahan hawa nafsu dan menggunakan tenaga dalam mengerjakannya, namun juga semangat dan harta. Dalam mengerjakan haji, kita menempuh jarak yang demikian jauh untuk mencapai Baitullah, dengan segala kesukaran dan kesulitan dalam perjalanan, berpisah dengan sanak keluarga dengan satu tujuan untuk mencapai kepuasan batin dan kenikmatan rohani demi menyempurnakan rukun islam yang lima.

Sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada karyawan yang berprestasi tinggi, Perum Percetakan Negara RI memberikan apresiasi berupa memberangkatan Haji bagi karyawan yang dianggap memiliki prestasi dan apresiasi yang tinggi terhadap Perusahaan. Penunjukan calon Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI ditentukan melalui seleksi yang meliputi :
Memiliki masa kerja minimal 10 (sepuluh ) tahun.
Memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap Perusahaan
Disiplin
Belum pernah melakukan perbuatan pidana
Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat
Memiliki iman dan taqwa yang patut dijadikan panutan
Memiliki prestasi kerja yang dapat dibanggakan
Syarat-syarat lain yang ditetapkan direksi.

Pemilihan calon Jemaah Haji atas biaya perusahaan dilakukan melalui seleksi yang dilakukan oleh Tim Seleksi Calon Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI yang terdiri dari unsur-unsur, antara lain Pengurus Masjid Nurul Yaqin, Pengurus Persaudaraan Haji Babussalam, dan pejabat unit kerja terkait yang ditetapkan dengan keputusan Direksi, adapun penunjukan pegawai untuk menunaikan ibadah Haji ditetapkan atas Keputusan Direksi berdasarkan usulan Tim Seleksi Calon Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI.

Pada tahun 2017 ini Perum Percetakan Negara RI akan memberangkatkan Calon Jemaah Haji yaitu Ibu Yulia (Bag. Pelatihan) yang telah diberangkatkan ke tanah suci pada tanggal 15 Agustus 2017. Penetapan ibu Yulia sebagai calon Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI adalah Karena beliau dianggap telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut diatas.

Sejak ditetapkannya surat Keputusan Direksi tentang Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI tahun 1990 dan 2007, Perum Percetakan Negara RI telah berhasil memberangkatkan 41 karyawan untuk menunaikan ibadah Haji hingga tahun 2017 ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya Perum Percetakan Negara RI dapat memberangkatkan karyawannya yang rutin dilakukan pada setiap musim Haji. Dengan diadakannya pemilihan calon Jemaah Haji Perum Percetakan Negara RI dapat memberikan motivasi, semangat kerja serta dedikasi yang penuh untuk seluruh karyawan Perum Percetakan Negara RI agar dapat terpilih menjadi calon Jemaah Haji untuk tahun-tahun berikutnya.

Penandatanganan Kredit Modal Kerja

 

Dalam rangka menjalin kerjasama bisnis di bidang permodalan, Perum Percetakan Negara RI menerima kunjungan kerja dari Bank BTN cabang Bogor pada tanggal 8 Agustus 2017. Dipimpin oleh Kepala Cabang Bank BTN cabang Bogor, Bapak Fajang T Nurlan dan Manajer Bisnis Pendanaan Ibu Intan melakukan pertemuan di ruang kerja Direktur Utama (Dirut) Perum PNRI. Maksud dari kunjungan kerja ini, Bank BTN cabang Bogor ingin melakukan audiensi dengan Direktur Utama Perum PNRI Bapak Djakfarudin Junus perihal rencana pelaksanaan akad kredit dengan Bank BTN cabang Bogor.

Dalam hal ini, Dirut Perum PNRI menjelaskan berbagai hal salah satunya tentang akad kredit yang rencananya akan digunakan untuk modal kerja Perum PNRI. Modal kerja ini nantinya akan digunakan untuk mendukung jalannya bisnis Perum PNRI.

Setelah melakukan perencanaan mengenai akad kredit, akhirnya hal ini telah disepakati antara Perum PNRI dan Bank BTN Cabang Bogor pada 11 Agustus 2017 bertempat di ruang kerja Dirut Perum PNRI. Dirut PNRI Bapak Djakfarudin bersama dengan Direktur Keuangan Perum PNRI Satrijo Sigit Wirjawan melakukan penandatanganan akad kredit Modal Kerja dengan Bank BTN di hadapan notaris dan Kepala Cabang Bank BTN. Selain itu, turut  hadir pula dalam kegiatan akad  tersebut KaDept. Hukum & Kepatuhan Bapak Hari Budiono dan Koordinator Pemasaran Bapak Bambang Sentanu serta jajaran manajemen dari masing-masing pihak.

Dengan penandatanganan akad kredit untuk modal kerja ini, diharapkan Perum PNRI dapat lebih mengembangkan bisnisnya dengan melakukan berbagai macam terobosan baru.

Subcategories