HomePublikasiBerita

Sharing Knowlegde antara PNRI Pusat dan Cabang

Sharing Knowledge merupakan salah satu metode atau salah satu langkah dalam siklus Manajemen Pengetahuan yang digunakan untuk memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi, instansi atau perusahaan berbagi pengetahuan yang mereka miliki kepada anggota lainnya, Sebagai tindak lanjut dari resolusi / target Departemen Transformasi Sumber Daya tahun 2018 pada Jumat 19 Januari sampai dengan 20 Januari 2018, diselenggarakan kegiatan Sharing Knowledge Pengenalan Materi ID Reader dan Digital, Smart Card, SIMAK, Packaging dan Kurikulum 2013, yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi dan Ex. Gudang Arsip AHU Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Para peserta yang hadir adalah para Kepala dan Perwakilan Staf Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Cabang Aceh, Ambon, Bengkulu, Manado, Merauke, Solo/Surakarta, Surabaya, Palu, Perwakilan Divisi Pemasaran, Perwakilan SBU dan Kemasan serta Para Kepala Divisi/Setingkat Kepala Divisi. Sharing Knowledge ini sangatlah baik dilaksanakan, karena bisa menjadi momen untuk berbagi dan belajar, memecahkan masalah yang selama ini terjadi, lalu dapat menjadi sarana bersosialisai bagi karyawan maupun karyawati Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Serta sangat baik untuk proses pembenahan dan peningkatan Profesionalisme serta memacu motivasi kinerja karyawan ke arah pengembangan dan kemajuan di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Penyelenggaraan acara Sharing Knowledge ini, diakhiri dengan Penandatanganan Kontrak Manajemen dan Fakta Integritas dari masing-masing Kepala Cabang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia bersama Direktur Keuangan dan Produksi Bapak Satrijo Sigit Wirjawan serta Direktur Pemasaran, Umum dan SDM Ibu RR. Alfiatun Sarasati. Diharapkan setelah adanya program Sharing Knowledge ini, seluruh cabang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dan unit kerja terkait, memiliki Aplikasi Formulasi Perhitungan Tarif Nilai Packaging secara mobile dan kesamaan persepsi/sudut pandang mengenai proses/prosedur dan biaya terkait dengan operasional produksi, serta pemasaran sehingga komunikasi diantara setiap Cabang dan Pusat lebih lancar dan efektif guna mencapai hasil akhir sebagai target tujuan di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Kunjungan PT. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga ke Perum Percetakan Negara RI

Guna menjajagi pengembangan bisnis, pada hari Kamis tanggal 18 Januari 2018, Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) mendapatkan kunjungan dari Direktur PT. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (BRI Agro), Ebeneser Girsang, didampingi oleh Suharno, selaku Pimpinan Cabang BRI Agro Jakarta Kuningan, dan Novel Jackson Rajagukguk, selaku Kepala Divisi Bisnis Umum BRI Agro.

BRI Agro merupakan anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia yang saat ini terus berkembang dalam bidang perbankan. Kunjungan Direktur beserta jajaran BRI Agro ke Perum Percetakan Negara RI adalah dalam rangka bersilaturahmi sekaligus meninjau proyek-proyek BRI yang dikerjakan oleh Perum Percetakan Negara RI atas hasil kerjasama pembiayaan yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

Selain itu, BRI Agro juga bermaksud untuk melihat peluang bisnis yang baru (New Potential Business) apa saja yang bisa dilakukan dengan Perum PNRI yang tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak, baik BRI Agro maupun Perum PNRI. Dalam kunjungannya, Ebeneser beserta jajarannya, juga menyempatkan diri untuk berkeliling ke lingkungan pabrik Perum PNRI didampingi Djakfarudin Junus beserta jajarannya selaku tuan rumah.

Adapun tempat-tempat yang dikunjunginya antara lain ke tempat kerjasama pemanfaatan mesin PT. EEN Steel Indonesia di Perum PNRI serta Ruang Produksi Smart Card yang saat ini sedang menyelesaikan proyek kartu bansos. BRI Agro memberikan respon posisitif atas hasil kunjunganya ke Perum PNRI.

Diharapkan, dengan adanya kunjungan dan kerjasama oleh BRI Agro dapat menjadi momentum yang baik bagi Perum PNRI untuk dapat mempromosikan produk-produk beserta mesin yang berkualitas baik yang dimiliki oleh Perum PNRI. Sehingga kerjasamanya pun tidak hanya dalam bidang pembiayaan, akan tetapi bisa melahirkan kerjasama yang baru dan dapat terus bekerja sama dalam jangka waktu yang cukup lama.

Penyerahan Sertifikat ISO

Pada hari jumat tanggal 12 Januari 2018, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia kembali menerima Sertifikat ISO 9001:2015 dan ISO 14001: 2015 dari Worldwide Quality Assurance (WQA). Sertifikat diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus, disaksikan oleh Koordinator Risk Management, Bapak Suyatin serta Ibu Widyasari Paravani beserta stafnya dari pihak Worldwide Quality Assurance (WQA) menyerahkan sertifikat tersebut.      

Sertifikasi ISO 9001:2015 adalah suatu standar internasional untuk Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu/manajemen kualitas. ISO 9001 : 2015 Adalah pembaharuan ISO 9001 Versi sebelumnya yaitu ISO 9001 :2008.

Latar belakang Perubahan ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015 adalah :

1.Standar ISO ditinjau setiap lima tahun sekali untuk memastikan standard tersebut tetap up-to-date dan sesuai dengan kebutuhan market.
2.Respon terhadap tren terbaru dan akan selaras dengan system management lainnya seperti ISO 14001.
3.Munculnya permintaan untuk penggunaan bahasa yang umum serta selaras dengan standard-standard lain.
4.Mempertimbangkan manajemen risiko untuk mencapai tujuan organisasi.

Kemudian ISO 14001:2015 adalah standar internasional yang menentukan persyaratan untuk pendekatan manajemen yang terstruktur untuk perlindungan lingkungan. ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan) merupakan sistem manajemen perusahaan yang berfungsi untuk memastikan bahwa proses yang digunakan dan produk yang dihasilkan telah memenuhi komitmen terhadap lingkungan, terutama dalam upaya pemenuhan terhadap peraturan di bidang lingkungan, pencegahan pencemaran dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

Manfaat ISO 14001 untuk Perusahaan :
1. meningkatkan citra organisasi.
2. Meningkatkan kinerja lingkungan organisasi.
3. Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan pengelolaan lingkungan.
4. Mengurangi resiko usaha.
5. meningkatkan efisiensi kegiatan.
6. Meningkatkan daya saing.
7. Meingkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak kepentingan.
8. Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan.

WQA atau Worldwide Quality Assurance adalah badan sertifikasi internasional yang menyediakan sertifikasi untuk berbagai sistem manajemen diberbagai bidang. Kami terakreditasi oleh UKAS Badan Sertifikasi yang menyediakan berbagai sertifikasi sistem manajemen untuk perusahaan di seluruh dunia.

Perolehan Sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 adalah wujud dari kerjasama antara Jajaran Manajemen dengan seluruh karyawan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Dengan menerima sertifikat ISO ini, semoga Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dapat terus mempertahankan dan lebih meningkatkan segi kualitas layanan serta kualitas produknya.

Rapat Pemasaran Dengan PT Oberthur Technologies Indonesia

Pada era modern atau era digitalisasi seperti sekarang ini, tentunya kita sudah akrab dong dengan alat teknologi yang satu ini..  Yup “Smart Card” yang artinya KARTU PINTAR, mengapa disebut kartu pintar ? bukan Karena dia memiliki gelar Master  loh.. Tapi Karena ia memiliki Mikroposesor yang dapat melakukan Perhitungan atau fungsi logika seperti layaknya Prosesor pada komputer atau laptop anda. Pada awalnya Smart Card tidak sepintar sekarang, bahkan malah “tidak berotak” (baca : tidak memiliki Mikroprosesor), namun seiring perkembangan jaman, kini Smart Card telah berevolusioner menjadi kartu pintar yang multi fungsi, kini Smart Card telah banyak kita jumpai seperti Memory Card, Contact Card/Kartu SIM, kartu ATM, dan sebaginya.

Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) merupakan salah satu BUMN yang bergerak dibidang Percetakan yang hingga kini terus meningkatkan eksistensinya di bidang Percetakan terutama dalam bidang Smart Card. Sampai saat ini Perum PNRI sebagai satu-satunya BUMN yang dipercaya oleh Pemerintah untuk mencetak kartu Smart Card yaitu Kartu Bansos (Bantuan Sosial) yang bekerjasama antara Kementerian Sosial dengan HIMBARA (Himpunan Bank Negara).

Dalam rangka mengembangkan bisnisnya terutama dalam bidang Smart Card, Perum PNRI tentunya selalu ingin menambah wawasan pengetahuan dan menambah relasi dalam bidang Smart Card. Perum PNRI mendapat kunjungan kerja dari PT Oberthur Technologies Indonesia pada tanggal 5 Januari 2018. Seperti yang kita ketahui PT Oberthur Technologies Indonesia merupakan salah satu Perusahaan swasta asal Perancis yang bergerak di bidang software developer untuk Smart Card. Pertemuan yang dihadiri oleh Divisi Pemasaran, Divisi Teknologi Informasi, dan Divisi Produksi yang tentunya berhubungan langsung dengan Unit Smart Card.

PT Oberthur Technologies Indonesia dalam presentasinya menjelaskan bahwa mereka memiliki Teknologi Smart Card baik dari perangkat software, maupun bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan kartu Smart Card tersebut. Mereka memperkenalkan Produk pengembangan digitalnya dan tujuan  dari pertemuan antara Perum PNRI dengan PT Oberthur Technologi Indonesia tersebut adalah agar Perum PNRI dapat mengetahui teknologi Smart Card yang juga dikombinasikan dengan teknologi digital, Karena produk Smart Card ini baru saja masuk pasar Asia dan tentunya harapan kedepan Perum PNRI sebagai partner dari PT Oberthur Technologies Indonesia ini dapat lebih dulu masuk kedalam pasar Smart Card digital tersebut di Indonesia.

Kunjungan Kerja PT Bank Mega Syariah dan Update Kerjasama Pembiayaan Modal Kerja

 

Dalam rangka pengembangan bisnis, Perum Perum Percetakan Negara RItentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mewujudkan itu semua. Perum PNRI menjalin kerjasama dengan salah satu perbankan syariah swasta nasional, Bank Mega Syariah. Wujud kerjasama tersebut diimplementasikan dalam bentuk kunjungan kerja jajaran Direksi Bank Mega Syariah. Dipimpin oleh Direktur Utama PT Bank Mega Syariah, Emmy Haryanti dan salah seorang Direksi, Yuwono Waluyo.

 Kunjungan tersebut, diterima langsung oleh Jajaran Direksi Perum PNRI, Djakfarudin Junus (Direktur Utama), Satrijo Sigit Wirjawan (Direktur Keuangan dan Produksi) serta RR. Alfiatun Sarasati (Direktur Pemasaran, Umum dan SDM). Selain melakukan silaturahmi, kunjungan kerja ini juga membicarakan update kerjasama pembiayaan modal kerja untuk proyek/pekerjaan yang ada di Perum PNRI.

 Diharapkan dari kunjungan kerja jajaran Direksi Bank Mega Syariah ini memberikan manfaat dan nilai yang positif untuk Perum PNRI maupun PT bank Mega Syariah. 

Subcategories