HomePublikasiBerita

Upacara Hari Sumpah Pemuda

Tanggal 28 Oktober merupakan hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia, karena di tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Keberadaan pemuda dalam perjuangan Bangsa Indonesia terlihat sangat jelas, dan dari semangat pemuda lahirlah proklamasi kemerdekaan. Melalui Kongres Pemuda maka tepat di tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda yang melahirkan tiga butir sumpah yaitu Pertama Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia. Kedua: Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia. Ketiga: Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan di hari Sumpah Pemuda, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda. Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Djakfarudin Junus bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017, yang berlangsung di halaman gedung utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia yang berlangsung dengan khidmat.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kita kembali merefleksikan tentang tekad para pemuda untuk mewujudkan Satu Bangsa, Satu Tanah Air, Satu Bahasa. Jangan sampai kita memperingati Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini hanya rutinitas dan gugur  kewajiban, sehingga kehilangan makna. Oleh karena itu untuk terus membangkitkan semangat para pemuda petugas upacara Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia adalah anggota dari PNRI Youth Club. 

Kita harus memaknai kembali sesuai dengan semangat sekarang tanpa kehilangan nilai-nilai dari Sumpah Pemuda itu sendiri. Itulah sebabnya, kita harus melakukan refleksi ke belakang, sekaligus kita mengantisipasi ke depan sejarah perjalanan bangsa dalam menghadapi tantangan baru dengan semangat nilai-nilai Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda, dimana pada momen ini kita bisa menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa Nasionalisme. Makna Sumpah Pemuda bagi generasi muda adalah untuk mengenang bagaimana semangat para pemuda dalam memperjuangkan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Generasi Muda diminta untuk terus memegang kemurnian Sumpah Pemuda sebagai alat Pemersatu Bangsa.

Kegiatan Pelatihan SMK3

Di era globalisasi dan pasar bebas yang akan berlaku pada tahun 2020 mendatang, kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu prasyarat yang ditetapkan dalam hubungan ekonomi perdagangan barang dan jasa antar negara yang harus dipenuhi oleh seluruh negara termasuk bangsa Indonesia. Pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.

Dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) pada tanggal 11 Oktober 2017 menyelenggarakan pelatihan/training Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Pelatihan/training yang diselenggarakan di gedung Eks Arsip AHU. Pelatihan/training yang diberikan oleh PT The Power dan dihadiri oleh seluruh anggota/tim K3 yang mewakili dari tiap-tiap Unit Kerja. Peserta pelatihan dapat memahami Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012, konsep K3 dan SMK3 dan bagaimana cara mengembangkan SMK3 di perusahaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan sakit/penyakit akibat kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja pada dasarnya mencari dan mengungkapkan kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Fungsi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengungkapkan sebab-akibat suatu kecelakaan dan meneliti apakah pengendalian secara cermat dilakukan atau tidak.

Semoga dengan diadakannya kegiatan pelatihan/training tersebut dapat meningkatkan kesadaran bagi seluruh Karyawan untuk sadar betapa pentingnya Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja tersebut untuk dijalankan demi menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.




 

Pertemuan lanjutan PNRI dengan PT Kenanga Jaya

Perum Percetakan Negara Republik Indonesia kembali mendapat kunjungan dari PT Kenanga Jaya. Dalam kunjungan kali ini, Direktur Utama dari PT Kenanga Jaya Bapak Joseph Paul John Jansz kembali mempresentasikan hasil kerja dari timnya setelah melakukan Memorandum Of Understanding pada tanggal 19 juli 2017 lalu dalam rangka pengembangan dan pengelolaan lahan non produktif yang dimiliki oleh Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Perum Percetakan Negara Republik Indonesia telah membahas langkah- langkah yang akan dilakukan oleh PT Kenanga Jaya dalam hal peoptimalisasikan aset yang dimiliki oleh  Perum Percetakan Negara Republik Indonesia agar dapat tercapainya efisien dan efektifitas dalam memanfaatkan aset.

PT Kenanga Jaya yang berkantor di Makasar telah diberikan tanggung jawab untuk menangani pengelolaan aset yang ada di beberapa cabang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Di pertemuan kali ini PT Kenanga Jaya yang dipimpin oleh Bapak Joseph Paul John Jansz memberikan laporan dari hasil penelitian pada aset yang berada di cabang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia mulai dari aspek materi, bangunan, peraturan daerah setempat dan aspek bisnis untuk kedepannya.

Kerjasama ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menuju kepada perjanjian kerjasama kemudian dalam kerangka pengembangan, pengelolaan lahan dan untuk memberikan nilai tambah secara ekonomis serta hasil terbaik yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dan PT Kenanga Jaya.    
 

Perjanjian Kerjasama Perum PNRI dengan PT Infomedia Nusantara

Pada tanggal 9 Oktober 2017 telah dilakukan penandatanganan perjanjian antara Perum PNRI dengan PT Infomedia Nusantara perihal Kerja Sama Pengadaan Bahan Baku Dengan Sistem Open Kontrak yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Bapak Djakfarudin Junus dengan Direktur BPM and Global Business dari PT. Infomedia Nusantara, Bapak Andang Ashari, yang bertempat di Ruang Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. 

Dalam kesempatan ini Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus menjelaskan , pentingnya kerja sama ini agar meningkatkan kemampuan sumberdaya dari Perum PNRI maupun PT Infomedia Nusantara. PT Infomedia Nusantara sendiri merupakan Badan Usaha Perseroan Terbatas, yang merupakan Grup dari Telkom yang bergerak di bidang percetakan dan penertiban, dimana dalam hal ini bertindak selaku bagian dari Telkom Grup.

Ruang lingkup kerjasama dalam perjanjian ini adalah dimana Perum Percetakan Negara Republik Indonesia memberi pekerjaan kepada PT. Infomedia Nusantara. Lalu PT. Infomedia Nusantara bersedia menerima pekerjaan berupa pengadaan bahan baku dengan rincian pekerjaan meliputi namun tidak terbatas yaitu jenis bahan baku yang dibutuhkan, bahan baku dikirim ke gudang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia  secara parsial sesuai Purchase Order yang diterbitkan, pengiriman bahan baku ke gudang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia selambat-lambatnya 30 puluh hari kerja setelah diterimanya Purchase Order, dan kerjasama bidang lain yang dipandang perlu dalam rangka sinergi.  

Maksud dari perjanjian ini adalah untuk menetapkan landasan hukum dan pedoman bagi Perum PNRI dengan Infomedia Nusantara untuk melaksanakan kerjasama dan sinergi, berdasarkan ketentuan, prosedur yang berlaku sesuai peran, kewenangan, tugas dan fungsi. 

Adapun tujuan dari perjanjian ini merupakan komitmen dalam rangka mewujudkan  hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah bagi Perum PNRI dan Infomedia Nusantara dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Govermance (GCG).   

Internal Workshop Proses Design ke Produksi

Workshop merupakan pertemuan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman diantara sejumlah peserta yang mempunyai keahlian atau profesi yang sama, guna meningkatkan pengetahuan atau memecahkan suatu masalah. 

Pada Sabtu 7 Oktober 2017, Internal Perum Percetakan Negara Republik Indonesia  melalui Departemen Transformasi Sumber Daya menyelenggarakan workshop yang bertajuk proses design ke produksi yang berlangsung di bangsal makan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Terdapat pembicara- pembicara mahir dalam bidangnya yang telah membagi ilmu, pengalaman dan ceritanya. 

Para pembicara yang hadir pada workshop ini adalah Bapak Triyadi Margono dari Unit Kerja Design yang mempresentasikan tentang kerja design yang telah berlangsung selama ini di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. lalu Koordinator Kepala Perum PNRI Cabang Jakarta Bapak Rido Najemi Sukri yang menjelaskan tentang pola pikir spesifikasi cetakan yang diwujudkan dalam proses cetak yang benar sesuai dengan keinginan pemesan. Dan yang terakhir Bapak Asep Riswanto dari PT WKI selaku narasumber eksternal yang mempresentasikan design antara kepentingan pelanggan dan produksi.    

Berbagai tahapan sudah dijalankan dalam workshop ini yaitu penjelasan tujuan pelaksanaan workshop yang ingin dicapai, perumusan berbagai macam masalah pokok yang ingin dibahas, penentuan prosedur teknis pemecahan masalah yang akan digunakan, pengupasan kulit permasalahan oleh para pembicara, penjalanan aktivitas diskusi, dan penentuan pemecahan masalah yang akan diambil. Adapun hasil dari pembahasan pelaksanaan workshop ini adalah berupa action plan antara lain, yaitu dibutuhkan pengetahuan atau pemahaman mengenai aplikasi proses produksi (Offset dan Smard Card ) melalui pelatihan atau training, pelatihan Colour Management

Adapaun maksud dan tujuan dari penyelenggaraan workshop proses design ke produksi ini adalah untuk memperbaiki flow atau aliran proses yang tersendat dari Unit kerja Marketing Support dan Unit Kerja Design ke Unit Produksi dan menyamakan mindset atau pola pikir, agar proses dimaksud dapat berjalan sesuai rencana dan tingkat produktifitas akan meningkat. Sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan keinginan atau harapan pelanggan  

Workshop ini sangatlah baik dilaksanakan, karena bisa menjadi momen untuk berbagi dan belajar, memecahkan masalah yang selama ini terjadi, lalu dapat menjadi sarana bersosialisai bagi karyawan maupun karyawati Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Diharapkan setelah diadakan workshop ini, para peserta yang mengikuti dapat meningkatkan keterampilan, membantu masalah operasional,membentuk loyalitas dan kerjasama yang menguntungkan,memperoleh kemajuan sebagai kekuatan yang produktif dalam Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan jalan mengembangkan kebutuhan keterampilan, pengetahuan dan sikap. 

 

Subcategories