HomePublikasiBeritaPERUM PNRI TERBITKAN iShalat BUKU 3D INOVASI MASA KINI

PERUM PNRI TERBITKAN iShalat BUKU 3D INOVASI MASA KINI

PERUM PNRI (13/08/2019) – Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Bersama dengan ME Creative membuat inovasi buku 3D berbasis Augmented Reality (AR) yang fokus pada pengenalan mulai dari wudhu sampai shalat dengan sasaran kaum millennial. Tidak sampai disitu kerjasama ini didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI) MUI. Kegiatan launching iShalat dilaksanakan dikantor pusat MUI Jl. Proklamasi Jakarta Pusat.

Acara launching yang dihadiri oleh Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH. Masduki Baidlowi, Ketua LPBKI MUI, Prof. Dr. H. Endang Soetari Ad, M. Si dan Dirut ME Creative, Hilmy Zulhelmy ini berlangsung di Aula Buya Hamka, MUI. Buku iShalat merupakan inovasi literasi agar para anak muda tertarik untuk membacanya. Perkembangan teknologi yang begitu cepat memberikan dampak yang cenderung negatif pada penggunanya. Millenial merupakan sasaran yang diharapkan membaca iShalat didalamnya, kita dapat mempelajari cara mengambil wudhu, doa-doa, gerakan dan bacaan shalat.

Direktur Utama PNRI, Djakfarudin Junus berpendapat, iShalat adalah produk yang sangat menarik di era digital ini, juga merupakan sebuah temuan baru. Dirut PNRI juga bersyukur produk ini sudah mendapatkan tashih dari MUI melalui LPBKI. PNRI menggandeng ME creative yang bergerak di industri kreatif dalam membuat iShalat. Produk ini tidak hanya untuk anak-anak saja, untuk kita (Bapak/Ibu) juga sangat berguna. PNRI juga mensupport dalam hal pencetakan juga pendistribusian iShalat ini ke seluruh Indonesia, salah satunya dengan memanfaatkan cabang-cabang yang tersebar di Indonesia, Ujarnya.

Dengan ditashihnya iShalat oleh LPBKI MUI diharapkan kedepan banyak lagi inovasi yang dapat sinergis antara MUI dengan PNRI untuk berdakwah dengan menfaatkan perkembangan teknologi dimasa sekarang. Sebagaimana diketahui Perum PNRI juga mencetak Al Quran dan mendapat Tashih dari Kementerian Agama.