HomePublikasiBeritaFHCI Millennials Meet Up Culture Transformation To Unleash Service Mindset “Dare To Change Or Die”

FHCI Millennials Meet Up Culture Transformation To Unleash Service Mindset “Dare To Change Or Die”

Jakarta, 19 Oktober 2018 bertempat di Auditorium Garuda City Center Cengkareng, Tangerang, telah dilaksanakan kegiatan gathering dan meet up FHCI Millennials. FHCIM sendiri merupakan komunitas professional muda (Gen Z dan Y) Human Capital dari seluruh perusahaan BUMN yang dibentuk oleh FHCI (Forum Human Capital Indonesia) – Forum pengelola manajemen Human Capital di lingkungan BUMN dengan tujuan meningkatkan kontribusi generasi millennial di lingkungan BUMN dalam meningkatkan sinergi BUMN dan membangun Indonesia yang lebih baik.

Kegiatan ini mengangkat topik terkait Membangun Budaya Perusahaan dan Service Mindset dengan pembicara utama Syaiful Mustamin (SM Corporate Culture) dan Uton Wartono (Meta Coach dan Trainer Expert). Para peserta diberikan pengetahuan dan diajak berdiskusi secara interaktif terkait permasalahan yang dihadapi BUMN saat ini.

Pada materi yang pertama, peserta diberikan wawasan terkait tantangan yang dihadapi dunia bisnis saat ini, salah satunya yaitu VUCA (Volatile – bergejolak, Uncertain – tidak pasti, Complex – kompleks, dan Ambigue – tidak jelas), VUCA sendiri sangat berpengaruh signifikan pada sumber daya manusia di perusahaan, sehingga SDM yang dulunya berperan kecil terhadap keberhasilan bisnis perusahaan, sekarang menjadi penentu perubahan. Dalam transformasi budaya perusahaan beberapa strategi yang dianggap efektif untuk diterapkan, yaitu:
• Peningkatan kreativitas dan motivasi yang kuat sebagai engine perusahaan;
• Pengembangan sumber daya (people, process, dantechnology);
• Innovation Award;
• Internal dan external integration;
• Strategi mapping dan fokus pada SDM yang berpengaruh dan mau berubah di perusahaan (growth mindset).

Pada materi yang kedua, peserta diberikan kesempatan untuk memahami dan mempelajari terkait service atau pelayanan. Secara teori service is taking action to create some value for someone else. Service yang dimaksud bagi perusahaan adalah baik untuk klien/mitra usaha atau bisnis maupun terhadap atasan/mitra kerja melalui tiga unsur utama, yaitu knowledge, skills, dan attitude. Peserta juga diajarkan bagaimana pentingnya berkomunikasi yang baik secara vocal, verbal, dan visual. Sehingga diharapkan dapat menjadi SDM professional yang unggul di bidangnya.