HomePublikasiBeritaPerjanjian Kerjasama Perum PNRI Dengan PT Indonesia Inkubator Teknologi & PT.Antasena Karya Sukses

Perjanjian Kerjasama Perum PNRI Dengan PT Indonesia Inkubator Teknologi & PT.Antasena Karya Sukses

Senin 27 Agustus 2018 telah dilakukan penandatanganan kerjasama antara Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT. Indonesia Inkubator Teknologi perihal pengadaan Smard Card dan dengan PT. Antasena Karya Sukses perihal Kerjasama Produksi Percetakan.
PT Indonesia Inkubator Teknologi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, pencetakan dokumen sekuriti, dan multimedia serta usaha-usaha lain yang dapat menunjang tercapainya maksud dan tujuan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, dalam hal ini perlu menambah kapasitas produksi guna pencetakan smard card.

Perjanjian ini dibuat dengan ruang lingkup untuk melakukan kerjasama yang menghasilkan sinergi bagi kedua belah pihak sesuai perannya masing- masing dalam rangka mengikuti proses tender termasuk namun tidak terbatas untuk menyiapkan seluruh dokumen-dokumen tender, serta kerjasama dalam rangka produksi smard card.

Lalu selanjutnya penandatanganan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT. Antasena Karya Sukses, yang merupakan Badan Perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan jasa, konsultasi, percetakan, mesin hingga aplikasi di lapangan.

Tujuan perjanjian ini merupakan komitmen awal dalam rangka mewujudkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah bagi para pihak dan dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Ruang lingkup kerjasama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT. Antasena Karya Sukses diantaranya adalah, PT. Antasena Karya Sukses bersedia menempatkan mesin-mesin yang dibutuhkan oleh Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Mesin tersebut adalah milik PT. Antasena Karya Sukses yang ditempatkan di lokasi milik Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, termasuk perawatan mesin- mesin berupa (oil dan lain-lain) serta kerusakan selama operasional mesin yang bersangkutan.