HomePublikasiBeritaSuccess Story Unit Kerja Marketing

Success Story Unit Kerja Marketing

    Awal Februari 2018 lalu merupakan awal tahun yang baik bagi Tim Marketing PNRI, pasalnya mereka baru saja mendapat apresiasi dari Direksi karena telah berhasil meraih kemenangan lelang setelah hampir lima tahun menunda keberhasilan. Proses lelang yang melalui sistem LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dari LKPP ini bersumber dari lembaga Sekretariat Militer. Proses lelang dimulai di akhir bulan Januari 2018 dan berlangsung selama dua minggu. Kegiatan lelang melalui pagu Kementerian Keuangan ini mengadakan pengadaan untuk pengerjaan Dokumen Sekuriti, seperti Piagam Penghargaan, Map, dan Sertifikat dengan nilai HPS yaitu sebesar 3,1 Milyar. Penilaian yang ketat mengharuskan calon pemenang memenuhi berbagai persyaratan, tidak hanya dari kesesuaian harga penawaran dengan HPS, melainkan juga secara administrasi, fitur sekuriti, serta kesesuaian spesifikasi teknis dan kapasitas produksi harus disesuaikan dengan kebutuhan lembaga tersebut.

    Proses kepesertaan PNRI sendiri diawali dengan mendownload RKS (Rencana Kerja dan Syarat-syarat), penunjukan AO (Account Officer) oleh Kepala Divisi Marketing, dan dilanjutkan dengan rapat tim. Untuk tim lelang Sekmil ini terdiri dari Pak Johansyah selaku AO, Pak Tahyan untuk kelengkapan dokumen dan legalitas, Pak Zaenal dan Putra untuk tim kalkulasi, Ibu Ari dari pengadaan, Ibu Ani dari keuangan untuk permodalan, dan Pak Toto W Pudjianto dan Adhi Taruno dari produksi. Peningkatan fasilitas dan peralatan produksi milik PNRI juga menjadi faktor pendukung keberhasilan lelang kali ini, karena keberadaan mesin-mesin baru ini mendukung spesifikasi instrumen yang disyaratkan oleh lembaga tersebut, salah satunya mesin printing 6 warna.

    Di era digital seperti saat ini, PNRI dihadapkan pada tantangan kecepatan kerja, tim lelang melalui aplikasi INAPROC, selalu siap memonitor proyek pengadaan pemerintah, dan tim lelang saat ini juga baru saja memenangkan lelang dari KPU Bekasi, dan pengadaan selanjutnya dari Kemenkes, dan Kemendikbud. Melalui dukungan dari semua pihak terkait kesesuaian spesifikasi, kapasitas produksi, pengadaan, dan unit lainnya diharapkan akan terus bertambah tim-tim lelang yang sukses lainnya