HomePublikasiBeritaProgram Pelatihan Analisa Beban Kerja (ABK)

Program Pelatihan Analisa Beban Kerja (ABK)

Sumber Daya Manusia merupakan salah satu aset paling berharga dalam perusahaan, karena tanpa manusia maka sumber daya perusahaan tidak akan dapat menghasilkan laba dan tujuan perusahaan tidak akan bisa tercapai. Mengelola manusia tidak semudah mengelola benda mati yang dapat diletakkan dan diatur sedemikian rupa sesuai kehendak pimpinan. Dalam rangka proses pengelolaan peningkatan Profesionalisme serta memacu motivasi kinerja karyawan ke arah pengembangan dan kemajuan di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.Departemen Transformasi Sumber Daya pada Jumat 2 Februari 2018,  menyelenggarakan kegiatan Program Pelatihan Analisa Beban Kerja (ABK).

Para peserta yang hadir diantaranya adalah Bapak Suyatin Koordinator Manajemen Risiko & GCG, Bapak Baharudin Koordinator Divisi SDM, Bapak Ari Suryawardhana Kepala Divisi Keuangan, Bapak Bambang Sentanu Koordinator Divisi Pemasaran, Bapak Hary Budiono, Koordinator Departemen Hukum, Bapak Chieko Handayana Koordinator Sekretariat Perusahaan serta Para Kepala Divisi/Setingkat Kepala Divisi. Pemaparan dalam Program Pelatihan Analisa Beban Kerja dipresentasikan oleh Bapak Ismail Harun Amali, Koordinator Informasi Teknologi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Analisa Beban Kerja adalah suatu metode untuk mengukur kebutuhan tenaga kerja yang ideal dalam mengelola operasional perusahaan. Perencanaan kebutuhan Tenaga Kerja dimulai dari visi-misi perusahaan diturunkan ke perencanaan strategis, korporasi, lalu diturunkan ke RKAP menjadi KPI Direktorat sampai dengan KPI Individual. Selesai visi-misi sampai dengan KPI Individual, tidak kalah pentingnya Job Desk menjadi acuan dalam  mengestimasi kebutuhan tenaga kerja dan juga mempertimbangkan adanya tenaga kerja yang pensiun, mutasi ke cabang dan lain-lain.

Setelah mengetahui Analisa Beban Kerja, maka menghasilkan Formasi Kebutuhan dan Tenaga Kerja. Kebutuhan tenaga kerja tidak serta merta dapat dipenuhi mengingat harus memperhatikan kemampuan keuangan, persediaan calon tenaga kerja di bursa tenaga kerja dan perlunya timing/waktu yang tepat. Dengan adanya Program Pelatihan Analisa Beban Kerja ini diharapkan seluruh unit kerja terkait memliki kesamaan persepsi/sudut pandang mengenai proses/prosedur dan biaya terkait dengan operasional produksi, sehingga komunikasi diantara setiap seksi lebih lancar guna mencapai hasil akhir yang baik sebagai tujuan.