HomePublikasiBerita
Gedung Kantor Perum PNRI Tempo Dulu

PERJANJIAN KERJA SAMA ALIANSI PERUM PNRI DENGAN PT. CERYA RIAU MANDIRI PRINTING PERIHAL KERJA SAMA PRODUKSI PERCETAKAN

Dalam rangka menjalin kerjasama produksi percetakan, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Cerya Riau Mandiri Printing. Tepatnya pada tanggal 6 September 2017 bertempat di ruang rapat utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia telah dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Bapak Djakfarudin Junus dengan Direktur Utama dari PT. Cerya Riau Mandiri Printing, Bapak Sofialdi. 

Dalam kesempatan ini Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Bapak Djakfarudin Junus menjelaskan , pentingnya kerja sama ini dapat mempercepat kinerja dari produksi Perum PNRI dengan menambah mesin pre perso guna pencetakan kartu pintar.

Ruang lingkup kerjasama antara Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT Cerya Riau Mandiri Printing meliputi kerjasama percetakan kartu, dengan produk meliputi namun tidak terbatas pada Kartu Tani, Kartu Medik, Kartu BUMN, Kartu Seluler, Kartu ATM. Selanjutnya PT Cerya Riau Mandiri Printing bersedia menempatkan mesin- mesin yang dibutuhkan oleh Perum Percetakan Negara Republik Indonesia. Mesin-mesin tersebut adalah milik PT Cerya Riau Mandiri Printing yang ditempatkan di Perum PNRI.

Tujuan perjanjian ini merupakan komitmen dalam rangka mewujudkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah bagi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia maupun PT. Cerya Riau Mandiri Printing dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

Adapun maksud dari perjanjian ini adalah untuk menetapkan landasan hukum dan pedoman bagi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia dengan PT. Cerya Riau Mandiri Printing berdasarkan ketentuan dan prosedur yang berlaku sesuai peran, kewenangan, tugas dan fungsi.
     

PENYERAHAN BANTUAN KEPADA SANG MOTIVASI DIFABEL

Meski kondisi tubuh tak normal, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penyandang difabel yang penuh keterbatasan. Dibalik keterbatasan fisik, mereka tentunya mempunyai tekad baja yang tertanam dan kadang justru malah melebihi orang normal pada umumnya. Mereka tak mau dibelas kasihani, tapi mereka bangun dan bangkit untuk berbuat sesuatu, berkarya serta bekerja.

Sebuah tindakan heroik dan penuh dengan keberanian, ada pada diri Untung Romansyah, seorang pria penyandang Difabel yang berasal dari Desa Kertanegara Sidu Mulyo, Kecamatan Karang Anyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang mempunyai keinginan berkeliling Indonesia untuk memberi dukungan kepada sesama penyandang difabel dan turut memperjuangkan hak bagi sesama penyandang difabel yang lain di wilayah yang nanti ia akan singgahi.

Keterbatasan fisik yang ia alami tak membuat pudar semangatnya dalam mengejar mimpinya untuk berkeliling Indonesia dengan sepeda motor roda tiga yang telah ia modifikasi. Selama dalam perjalanan yang sudah ditempuh sejauh ini, ia mengaku tak menemukan kendala apapun. Dia justru mendapatkan dukungan dan simpati dari berbagai kalangan, termasuk instansi pemerintah yang dikunjunginya. Rabu siang, tepatnya pada tanggal 4 oktober 2017,  pria setengah baya ini tiba di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia sebelum melanjutkan perjalanannya.

Ditemui Bapak Dharsono Wibowo selaku Kepala Seksi Komunikasi dan Budaya Korporasi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, memberi bantuan kepada Bapak Untung. Mudah- mudahan dengan sedikit bantuan yang telah diberikan dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, bisa membantu Bapak Untung dalam mencapai tujuannya untuk berkeliling Indonesia hingga dapat memecahkan rekor Muri dan mensuarakan hak- hak dari penyandang difabel lainnya.    

 

UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA DI PERUM PNRI

Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Tak heran jika dalam perjalanan bangsa Indonesia tercatat berbagai peristiwa sejarah mengenai lambang negara Indonesia ini.Pancasila tidak hanya merupakan sumber peraturan perundang-undangan melainkan juga sebagai sumber moralitas terutama dalam hubungan dengan hukum, serta kebijakan dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. Selain Kelahiran Pancasila masyarakat Indonesia juga mengenal hari Kesaktian Pancasila.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari bentuk pengakuan atas keberhasilan Bangsa Indonesia mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa di era 1960-an. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan Kesaktian Pancasila itu sendiri. Pada tanggal 1 Oktober Rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan diadakannya upacara di berbagai instansi pemerintah.

Melihat pentingnya mengenang peristiwa tersebut, Perum PNRI melaksanakan kegiatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Djakfarudin Junus bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2017, yang berlangsung di halaman parkir gedung utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Upacara yang diisi dengan pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945 dan Pembacaan Naskah Doa, berlangsung dengan khidmat. Upacara dilaksanakan pada hari Senin 2 oktober 2017 yang juga  bertepatan dengan hari Batik Nasional, oleh karena itu seluruh peserta upacara mengenakan baju batik.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sendiri sangatlah wajib kita ketahui agar sejarah yang telah terjadi tidak memudar. Selain itu tujuan memperingati hari bersejarah ini, agar kita tahu cara menghargai pejuang yang telah mempertahankan ideologinya untuk negara tercinta ini.

Di sisi lain, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk menanamkan jiwa-jiwa nasionalisme dan menyampaikan tentang nilai- nilai luhur. Mungkin upacara untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila tidak sebanding dengan perjuangan para pejuang pada masa lalu. Namun dengan cara inilah kita dapat memelihara makna Kesaktian Pancasila agar tidak luntur.

Rapat Pengurus Masjid Nurul Yaqin Periode 2017-2020

Masjid merupakan tempat/sarana ibadah bagi umat Muslim, selain tempat untuk beribadah Masjid juga biasa dijadikan tempat belajar Masjid adalah pusat tersambungnya hati dan jiwa dalam menuju tuhan haqiqi yang dicinta, serta merupakan tempat untuk mendengarkan seruan Allah Yang Maha Pengasih guna menuju kebaikan dan kesempurnaan.

Masjid Nurul Yaqin merupakan Masjid yang dimiliki oleh Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI), dimana saat ini telah dibentuk pengurus baru untuk periode tahun 2017-2020 yang diketuai oleh Bpk Azhari Renvani (Unit kerja SDM). Demi mendukung upaya pembangunan Masjid Nurul Yaqin Direktur Utama Perum PNRI Bpk Djakfarudin Junus menyampaikan ada beberapa program yang harus dijalankan diantaranya adalah progam bersih-bersih Masjid, program khatam Alquran setiap minggu dan masih banyak lagi beberapa program kerja yang harus dilaksanakan .

Sebagai bentuk kepedulian terhadap Masjid Nurul Yaqin Unit Sekretariat Perusahaan memberikan kontribusi berupa 3 (tiga) buah Kotak Amal yang serah terimanya diberikan secara langsung oleh Koordinator Sekretariat Perusahaan Bpk Chieko Handayana kepada Ketua Masjid Nurul Yaqin Bpk Azhari Renvani. Semoga kegiatan ini dapat memotivasi Unit Kerja lain agar dapat memberikan kontribusinya demi mendukung upaya pembangunan Masjid Nurul Yaqin.

Karya Inovasi Teknologi

Inovasi merupakan setiap ide atau pun gagasan baru yang belum pernah ada atau pun diterbitkan sebelumnya. Sebuah inovasi biasanya berisi terobosan-terobosan baru mengenai sebuah hal yang diteliti oleh sang inovator. Inovasi biasanya sengaja dibuat oleh sang inovator melalui berbagai macam aksi atau pun penelitian yang terencana.

Yah.. inovasi, mungkin kata inilah yang tepat untuk menggambarkan Bpk Yayat Hidayat Tapran. Melalui inovasi yang ia lakukan mampu membuat pekerjaan yang dilakukan karyawan Perum PNRI jadi lebih cepat dan mudah dilakukan. Gagasan yang dilakukan Bpk Tapran dapat diterima sebagai suatu hal yang baru oleh karyawan Perum PNRI khususnya di bagian produksi untuk diaplikasikan atau pun diadopsi.

“Folder and Gluer” mesin yang awalnya memiliki fungsi untuk melipat dan mengelem kini, kini menjadi multifungsi selain untuk melipat dan mengelem juga dapat menghasilkan sebuah inovasi yaitu sebagai mesin yang dapat mencetak numbering pada buku tabungan.

Berawal dari kunjungan kerjanya Bersama Direktur Keuangan dan Produkai Satrijo Sigit Wirjawan ke PT Citra Bali untuk melihat proses produksi dan mesin yang berada disana, munculah ide untuk membuat mesin Folder and Gluer ini menjadi multifungsi. Bpk Yayat Hidayat Tapran yang akrab dipanggil Bpk Tapran ini adalah Karyawan Senior Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) yang memiliki banyak pengalaman di bidang Percetakan maupun pengelolaan mesin cetak. Meskipun telah menjadi karyawan senior Perum PNRI tidak mematahkan semangatnya untuk terus berinovasi untuk memajukan Perusahaan terutama pada bidang Percetakan dan pengelolaan mesin  cetak. 

Perum PNRI merupakan salah satu BUMN yang bergerak di bidang percetakan dan merupakan Perusahaan percetakan terbesar yang dimiliki oleh negara. Hingga kini Perum PNRI juga dipercaya oleh beberapa bank untuk mencetak Buku Tabungan. Melihat permintaan produksi buku tabungan yang besar tersebut, terfikirlah oleh Bpk Tapran untuk memanfaatkan teknologi dengan membuat Sebuah inovasi yang mampu mempercepat proses produksi pencetakan, baik pencetakan buku tabungan maupun pencetakan lainnya. Dengan menambahkan mesin video jet atau video jet printer pada mesin Folder and Gluer kini mesin tersebut tidak hanya berfungsi sebagai mesin lipat dan lem tetapi juga berfungsi untuk pemberian penomoran (numbering) pada buku tabungan dan proses pelipatan yang tentunya dapat mempercepat  proses produksi dan sekaligus dapat membuat citra yang baik bagi perusahaan dengan memberikan pelayanan terbaik dan tepat waktu.

“sebenarnya banyak mesin di Perum PNRI yang dapat dimodifikasi” tutur Bpk Tapran, namun ada beberapa mesin yang ia modifikasi dan ini masih memerlukan banyak pembelajaran sekaligus memerlukan fasilitas yang mendukung. 

Hingga saat ini Perum Percetakan Negara RI juga mempunyai banyak generasi muda yang kompeten dan mau bekerja keras untuk kepentingan perusahaan. Pemuda merupakan pemimpin bangsa di masa  depan, memiliki peran yang besar dalam memberikan pendapat atau pemikiran untuk menentukan arah yang terbaik untuk kemajuan perusahaan. Menurut Bpk Tapran, siapapun bisa berinovasi asalkan ada semangat, kemauan untuk memajukan Perusahaan  dan kerja keras. 

Dalam hal pemanfaatan mesin. Ini menjadi momentum yang baik untuk Perum PNRI, karena disaat kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat,dengan inovasi yang telah dilakukan oleh Bpk Tapran sangat membantu dalam hasil produksi, dan tentunya ini membuat khususnya untuk karyawan muda Perum PNRI untuk terus bersemangat dan berkarya demi kemajuan Perusahaan .

Peraturan Pemerintah

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.72 Tahun 2012 Tentang Perum Percetakan Negara RI.

Selengkapnya