HomePublikasiBerita
Gedung Kantor Perum PNRI Tempo Dulu

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2017 di Perum PNRI

Menindaklanjuti Surat Menteri Sekretaris Negara RI No. B-437/M.Sesneg/Set/TU-00-04/05/2017 tanggal 18 Mei 2017 perihal Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017 dan Pekan Pancasila serta Surat Sekretaris Kementerian BUMN No. S-120/S. MBU/05/2017 tanggal 29 Mei 2017 Perihal Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017 dan Pekan Pancasila, pada tanggal 1 Juni 2017 jajaran Direksi dan Seluruh Karyawan/wati Perum PNRI melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Utama Perum PNRI. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Utama, Bapak Djakfarudin Junus. Dalam sambutannya, Direktur Utama membacakan sambutan Presiden RI yang intinya :

Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman.

Diakhir sambutannya Direktur Utama Perum PNRI mengajak insan PNRI, untuk :

Jaga kebhinekaan di Perum PNRI berbasis Pancasila.
Jaga martabat dan kehormatan perusahaan.
Saling mengingatkan sesama karyawan.
Berbuat yang terbaik untuk perusahaan .

Selamat Hari Lahir Pancasila.
Kita Indonesia, Kita Pancasila.
Saya Indonesia, Saya Pancasila.

Kultum Ramadhan Perum PNRI

 

Pada tanggal 5 Juni 2017, kembali dilakukan kultum Ramadhan ba’da dzuhur di Mesjid Nurul Yakin Perum PNRI. Pada kultum kali ini, bertindak sebagai penceramah adalah  Ust. H. Hermansyah dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan hikmah, selain itu, bulan Ramadhan juga adalah bulan pengendalian diri dimana kaum muslimin dan muslimat harus banyak mengisinya dengan kesabaran. Rasulullah SAW pun mengidentikan Bulan Ramadhan dengan kesabaran. Disamping itu juga disampaikan bahwa Ramadhan adalah salah satu media untuk menjadikan manusia sebagai insan berbakti yang memiliki kesabaran. Sabar memang mudah diucapkan, akan tetapi sulit untuk dipraktekkan, maka dari itu  balasan bagi orang yang berbuat sabar adalah surga.

Banyak orang yang kandas di perjalanan menuju sebuah kesuksesan karena ketidaksabaran. Akan tetapi tidak sedikit pula orang yang mendapatkan kesuksesan dikarenakan lahir dari buah kesabaran, ulet dan disiplin. Ramadhan merupakan pembinaan mentalitas kita sebagai seorang mukmin yang mutaqin. Imam Ghazali pernah menyampaikan mengenai kesabaran diantaranya :

1. Sabar dalam menjalani ketaatan, yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang ada pada diri kita. Misalkan sholat berjama’ah, perjalanan menuju masjid dalam menjalani sholat berjamaah, sabar menjalani ibadah puasa dsb.

2. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan, Seorang yang beriman harus bisa menahan diri untuk tidak berbuat sesuatu yang dilarang.

3. Sabar dalam menerima Qadha dan Qadar, apa yang ada pada diri kita hari ini, saat ini adalah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Jangan ada diantara kita seorang hamba Allah yang beriman mengeluh, tidak ridha atas apa yang dirasakannya saat ini.

Lagu Indonesia Raya di Rekam Kembali di Lokananta

 

Lagu kebangsaan Indonesia Raya direkam ulang oleh Kemeterian Penidikan dan Kebudayaan di Lokananta Solo. Proses perekaman telah berlangsung sejak tanggal 18-20 Mei 2017, dan lebih dari 50 orang alumni personil Orkestra Gita Bahana Nusantara hadir disalah satu studio rekaman Lokananta, mereka melakukan rekaman ulang lagu Indonesia Raya dengan berbagai versi, termasuk versi 3 stanza yaitu dengan lirik lagu yang lebih panjang dibandingkan lagu sebelumnya yang selama ini dinyanyikan di berbagai kegiatan kenegaraan maupun kemasyarakatan.

Seperti yang diketahui Lokananta merupakan salah satu cabang dari Perum PNRI yang berada di Surakarta-Lokananta yang mana cangkupan tugasnya meliputi bidang multimedia, rekaman, penggandaan (kaset & CD room), remastering serta pengembangan percetakan dan jasa grafika.  Salah satu musisi yang terlibat dalam rekaman ulang lagu kebangsaan ini adalah Purwacaraka, ia mengatakan selama ini masyarakat belum menyanyikan lagu kebangsaan ini dengan benar. Menurut Purwacaraka perbedaan nada dasar menyanyikan lagu kebangsaan ini membuat kesan pada lagu kebangsaan ini juga berbeda.
 Kepala cabang Perum PNRI cabang Surakarta Lokananta Bpk Miftah Zubir mengatakan Perusahaan rekaman milik Negara ini memiliki fasilitas memadai untuk proses rekaman ulang lagu kebangsaan Indonesia Raya , dan Lokananta juga memiliki piringan hitam bersejarah tahun 1950 yang berisi rekaman sejumlah lagu kebangsaan Indonesia Raya termasuk versi 3 stanza. Lokananta sebagai Perusahaan rekaman milik Pemerintah juga memiliki ruangan dan artistiknya yang sangat memadai.

Lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza ini akan di sosialisasikan ke masyarakat mengingat selama ini yang dipakai hanyalah satu stanza. Hasil rekaman di studio akan di distribusikan secara meluas ke masyarakat dan lagu kebangsaan ini diharapkan memiliki standar bahan baku dalam memainkan dan menyanyikanya.

 

Sumber : Detik.com


 

Instalasi Mesin Percetakan PT EEN Steel Indonesia di Perum PNRI

Perum Percetakan Negara RI terus melakukan pengembangan bisnisnya dengan melakukan berbagai macam terobosan/inovasi diantaranya pad atanggal 6 Mei 2017, PT EEN Steel Indonesia melakukan instalasi mesin-mesin percetakan di PerumPercetakan Negara RI. Instalas imesin tersebut adalahhasil tindaklanjut kerjasama bisnis sebelumnya antara Perum PNRI dan PT EEN Steel Indonesia dalam hal pemanfaatan mesin. Ini menjadi momentum yang baik untuk Perum PNRI, karena disaat kondisi persaingan bisnis yang semakin sulit, Perum PNRI bisa mendatangkan mesin untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya. Sebanyak 10 Kontainer yang berisikan sekitar 8 Mesin yang berasal dari PT EEN Steel Indonesia dipasang di ruangan ex Digital Printing dan ex Penjilidan.

Instalas imesin yang dimula ihar isabtu, 6 Mei 2017 ini direncanakan akan rampung dalam sepekan kedepan. Instalasi mesin tersebut dilakukan oleh bebrapa teknisi dari korea dan juga dibantu oleh teknisi dari Perum PNRI. Pada hari pertama instalasi mesin turut dihadiri juga oleh Direktur Utama, Bapak Djakafarudin Junus dan Direktur Keuangan dan Produksi, Bapak Satrijo Sigit Wirjawan. Rencananya mesin tersebut untuk menambahkan pasitasatas mesin-mesin yang ada dalam menyelesaikan sejumlah order-order yang diterima. Saat ini Perum PNRi mengoptimalkan mesin-mesin yang ada dan juga dibantu dengan aliansi.

Dengan demikian, diharapkan dengan adanya kerjasama pemanfaatan mesin ini, Perum PNRI dapat meningkatkan pendapatannya sesuai dengan yang diharapkan.



 

 

Rapat Perum PNRI dengan PT Data Sonic Benhard

Dalam rangka menindaklanjuti penjajagan kerjasama bisnis di bidang percetakan Smart Card sebelumnya dengan PT Data Sonic Benhard, pada tanggal 4 Mei 2017 Perum Percetakan Negara RI menerima kunjungan kerja dari PT Data Sonic Benhard, salah satu perusahaan yang berasal dari Malaysia yang bergerak di bidang Smart Card.  Kunjungan kerja tersebut diterima oleh Direktur Pemasaran, Umum dan SDM Perum PNRI, Ibu RR. Alfiatun Sarasati dan Direktur Keuangan dan Produksi Bpk Satrijo Sigit Wirjawan, serta tim marketing yang bertempat di ruang rapat Direksi Perum PNRI.

Pada kesempatan tersebut, PT Data Sonic Benhard yang memiliki kemampuan serta pengalaman mengelola mesin Smart Card juga sebagai salah satu perusahaan yang mempunyai izin Europay Master Card and Visa (EMV) bersedia membantu Perum PNRI dalam melaksanakan pengadaan kartu EMV serta menggandeng Perum PNRI sebagai partner.

Ini merupakan salah satu peluang Perum PNRI ke depan untuk mengembangkan bisnis Smart Card. Agar penjajagan kerjasama bisnis tersebut dapat segera terealisasi maka akan dibuatkan sarana komunikasi yang mudah untuk menjamin kelancaran komunikasi antara Perum PNRI dengan PT Data Sonic Benhard.

Dari pertemuan tersebut Perum PNRI dan PT Data Sonic Benhard akan membicarakan tindak lanjut atas kerjasamanya ke depan. Diharapkan kerjasama antara Perum PNRI dan PT Data Sonic dapat segera terwujud dan terlaksana dengan baik.

 
 

 

 

 

Peraturan Pemerintah

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.72 Tahun 2012 Tentang Perum Percetakan Negara RI.

Selengkapnya