
Jakarta 13 maret 2026, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI) kembali memperkuat hubungan kerja sama internasional dengan Imprensa Nacional De Timor – Instituto Público, I.P. (INTL, I.P.) Timor Leste melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini dilandasi oleh keinginan bersama untuk mengembangkan kolaborasi di bidang percetakan dan multimedia.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi sepakat untuk menjalin sinergi dalam berbagai bidang strategis. Di bidang pencetakan sekuriti, kerja sama diarahkan pada pengembangan dan produksi dokumen sekuriti serta kartu pintar (smart card) yang memerlukan standar keamanan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta keamanan produk percetakan yang dihasilkan. Selain itu, kerja sama juga mencakup pemanfaatan mesin produksi guna mendukung peningkatan kapasitas dan efisiensi proses produksi di kedua lembaga.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama Perum PNRI, B Sigit Yanuar Gunarto dan Presiden Direktur Imprensa Nacional De Timor Instituto Publico, Intl,I.P, Jaime F.M.C. Correia disaksikan langsung oleh Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko Perum PNRI, Dhita Febrianty juga Vice President Imprensa Nacional De Timor Instituto Publico, Intl,I.P, Pedro Sarmento.
Dalam sambutannya B Sigit Yanuar Gunarto menyampaikan terkait pemanfaatan potensi bersama yang menambah nilai positif bagi kedua belah pihak, ‘yang kita mampu untuk kerjasamakan, ya kita kerjasamakan, kalau memang ada seperti yang mungkin ada teknologi baru yang PNRI belum punya, jika memang itu diperlukan nanti kita akan cari bersama”. Ujar Sigit.
Tidak hanya pada aspek teknologi dan produksi, Perum PNRI dan INTL, I.P. Timor Leste juga berencana memperkuat pengembangan sumber daya manusia. Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Perum PNRI dan Imprensa Nacional De Timor Leste dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi penguatan kapasitas industri percetakan, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste di bidang teknologi percetakan dan pengembangan sumber daya manusia.