
Bulan suci Ramadhan kembali menjadi momentum untuk menebar kepedulian dan mempererat kebersamaan. Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama Srikandi PNRI kembali menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa tersebut menyasar para pengguna jalan, pengemudi ojek online, pekerja harian, serta warga sekitar lingkungan kantor PNRI pada Jum’at, 20 Februari 2026. Ratusan paket takjil dibagikan secara langsung sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan dan masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Banyak pengendara yang melintas menyambut dengan senyum dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa, mencerminkan semangat berbagi di bulan penuh berkah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PNRI dalam menjalankan peran sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar. Melalui TJSL, perusahaan berupaya hadir di tengah masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis dengan para pemangku kepentingan.
Keterlibatan Srikandi PNRI dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi insan perempuan PNRI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para anggota Srikandi turut serta menyiapkan hingga membagikan takjil secara langsung kepada laryawan dan masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, PNRI berharap dapat memberikan manfaat sederhana namun bermakna, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan empati. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan serta mempererat tali silaturahmi.
PNRI berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi karyawan dan masyarakat, sehingga keberadaan perusahaan dapat dirasakan tidak hanya sebagai institusi percetakan negara, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Indonesia.
