Kembali Lakukan Pertemuan Dengan Serikat Pekerja, Direksi Ajak Bersama-Sama Tingkatkan Komunikasi Dan Bekerja Lebih Ekstra

Dalam rangka meningkatkan jalinan komunikasi antara Manajemen dengan Serikat Pekerja (Sekar), pada tanggal 30 Agustus 2021, Direksi Perum PNRI kembali melakukan pertemuan dengan Sekar PNRI. Pertemuan yang dilakukan di ruang kerja Direktur Utama Perum PNRI ini dihadiri oleh Direktur Utama Perum PNRI, B. Sigit Yanuar Gunarto, Direktur Keuangan & SDM, Dhita Febrianty, Sekretaris Perusahan, Suyatin, Ketua Sekar PNRI, Gamara, Sekjen Sekar PNRI, Remo Marpaung dan beberapa perwakilan anggota Sekar.

Pertemuan ini juga sebagai tindaklanjut dari Surat Sekar PNRI Nomor 20/SES/SEKAR/PNRI/VIII/2021 tanggal 25 Agustus 2021 perihal Permintaan Audiensi dengan Jajaran Direksi. Sesuai dengan protokol kesehatan, pertemuan ini dilaksanakan secara terbatas, dan dibuka oleh Sekretaris Perusahan, Suyatin yang sekaligus bertindak sebagai sebagai moderator.

Mengutip pernyataan Ketua Sekar PNRI, Gamara menyampaikan “Terima kasih Pak Sigit dan Direksi atas waktunya, pertemuan ini kami mohonkan karena kami dan rekan-rekan karyawan ingin mendengar langsung dari Direksi terkait kondisi perusahaan saat ini dan action yang akan dilakukan ke depan”.

Direktur Utama Perum PNRI, B. Sigit Yanuar Gunarto, pun menyambut baik atas pertemuan ini “Senang sekali teman-teman bisa berkomunikasi dengan Direksi, karena komunikasi itu penting dan menjadi acuan dalam menanggapi hal-hal/informasi yang ada”, ujarnya. Selain itu Sigit juga menyampaikan bahwa rencana ke depan, Perum PNRI akan melakukan beberapa langkah diantaranya restrukturisasi & revitalisasi bisnis, Rightsizing, dan optimalisasi aset untuk meningkatkan kinerja perusahaan. “Mohon dukungannya dan tolong bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai unit masing-masing” ungkap Sigit.

Direktur Keuangan dan SDM, Dhita Febrianty juga menyampaikan tanggapan dalam pertemuan tersebut. “Di tengah kondisi seperti saat ini, banyak perusahaan melakukan hal yang sama, untuk itu kita semua harus bekerja ekstra, karena semua hambatan yang kita hadapi bukan berati tidak ada solusinya. Tetap optimis, PNRI masih memiliki potensi yang sangat baik” pungkas Dhita.